ALASTUA TNI AD Hadir di Ring Batu, Menguatkan Sportivitas dan Kebersamaan

Olahraga75 Views

Batu, Jawa Timur – Di tengah atmosfer kompetitif yang hangat dan terbuka, ajang tinju jalanan Riot Ground Street di kawasan Sengkaling, Kecamatan Dau, Kota Batu, Sabtu (25/4/2026) malam, menghadirkan lebih dari sekadar pertandingan. Kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan yang menegaskan pentingnya sportivitas dan kebersamaan, sejalan dengan kehadiran ALASTUA TNI AD MILSUK 391-II.

Mengusung tagline “Cari Kawan Bukan Lawan”, event yang digelar bekerja sama dengan Cafe Loka Manik ini mempertemukan para fighter dari berbagai daerah, komunitas olahraga, serta masyarakat umum. Mereka tidak hanya bertanding, tetapi juga berbagi semangat persaudaraan dalam suasana yang inklusif.

Kehadiran ALASTUA TNI AD yang merupakan wadah purnawirawan Alumni Angkatan 91-2 TNI AD, menjadi salah satu penopang nilai yang diusung dalam kegiatan tersebut. Tidak sekadar hadir, organisasi ini menunjukkan komitmennya dalam mendorong pembinaan generasi muda melalui kegiatan yang positif dan membangun.

Perwakilan ALASTUA Malang Raya, Edy Hariyanto, menilai olahraga menjadi medium efektif dalam menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan persatuan. “Ajang seperti ini bukan hanya tentang menang atau kalah, tetapi bagaimana generasi muda belajar menghargai proses, lawan, dan kebersamaan,” ujarnya.

Ketua ALASTUA Malang Raya, Mashadi, menambahkan bahwa kegiatan berbasis komunitas semacam ini mampu mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat. “Olahraga dapat menjadi jembatan yang menyatukan berbagai latar belakang dalam satu semangat yang sama,” katanya.

Penyelenggara kegiatan, Aria, menjelaskan bahwa Riot Ground Street dirancang sebagai wadah ekspresi bagi pecinta tinju sekaligus ruang interaksi sosial yang sehat. Dengan konsep street event yang terbuka, kegiatan ini menghadirkan suasana kompetitif yang tetap menjunjung tinggi nilai fair play.

Antusiasme peserta terlihat dari keikutsertaan petinju pria dan perempuan dalam berbagai kelas pertandingan. Kehadiran mereka memperlihatkan bahwa olahraga tinju semakin diminati lintas kalangan, sekaligus menjadi sarana pembinaan yang inklusif.

Selain pertandingan, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara komunitas olahraga, pelaku usaha, dan masyarakat sekitar. Sinergi tersebut memperkuat ekosistem kegiatan positif yang tumbuh dari inisiatif bersama.

Aria berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan. “Kami ingin menghadirkan ruang yang bukan hanya kompetitif, tetapi juga membangun solidaritas dan gaya hidup sehat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Di penghujung kegiatan, ALASTUA TNI AD menegaskan bahwa semangat pengabdian tidak berhenti setelah masa dinas berakhir. Melalui keterlibatan dalam kegiatan sosial dan pembinaan masyarakat, mereka terus berupaya menjaga nilai persatuan dan kebersamaan di tengah kehidupan bermasyarakat.(*)

(Arif Budi P/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *