
Nias Utara, Sumatera Utara – Harapan ribuan warga untuk memiliki akses penghubung yang lebih layak di Pulau Nias kian mendekati kenyataan. Pembangunan jembatan modular di atas Sungai Bawoni, Desa Gunung Tua, Kecamatan Tugala Oyo, Kabupaten Nias Utara, kini telah mencapai sekitar 80 persen dan ditargetkan segera dapat digunakan masyarakat.
Jembatan sepanjang 24 meter yang dibangun melalui program Bakti TNI untuk Rakyat dengan dukungan bantuan Presiden Prabowo Subianto itu akan menghubungkan Kecamatan Tugala Oyo di Kabupaten Nias Utara dengan Kecamatan Moro’o di Kabupaten Nias Barat.
Pada Sabtu (13/6/2026), personel TNI tampak melanjutkan pekerjaan konstruksi dengan memasang gelagar lintang dan gelagar lantai sebagai bagian penting dari struktur utama jembatan. Pekerjaan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kekuatan dan keamanan bangunan sebelum difungsikan.
Kehadiran jembatan tersebut dinilai penting bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi antarkawasan. Selain mempermudah mobilitas warga, jembatan itu diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian dan membuka akses yang lebih cepat menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta pusat-pusat kegiatan ekonomi.
Untuk mempercepat penyelesaian proyek, sebanyak 38 personel TNI diterjunkan ke lokasi. Mereka berasal dari Koramil 07/Alasa Kodim 0213/Nias, Yon TP 905/Tuan Syah, Yon TP 906/Sanalenggam, Yon TP 908/Gajah Dompak, dan Yonzipur 1/DD. Pekerjaan juga didukung berbagai peralatan konstruksi, termasuk alat berat.
Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Sandy mengatakan pembangunan jembatan modular tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan konektivitas wilayah yang selama ini masih terkendala kondisi geografis.
“Melalui program Bakti TNI untuk Rakyat, kami berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Jembatan ini diharapkan memperlancar akses transportasi, mendorong aktivitas ekonomi warga, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi media ini, Minggu (14/6/2026).
Jika rampung sesuai target, jembatan Bawoni akan menjadi salah satu infrastruktur penting yang menghubungkan dua kabupaten di Pulau Nias dan memperpendek hambatan mobilitas masyarakat yang selama bertahun-tahun bergantung pada akses yang terbatas.(*)
(Johannes/Sulaiman)






