Terima 429 Perwira Remaja, TNI AD Perkuat SDM Hadapi Perang Modern

Jakarta – Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa memimpin Tradisi Penerimaan 429 Perwira Remaja (Paja) Abituren Pendidikan Pembentukan Perwira Prajurit Karier (Dikmapa PK) Tahun Anggaran 2026 di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Senin (27/7/2026).

Bergabungnya ratusan perwira muda dari beragam disiplin ilmu tersebut menjadi bagian dari upaya TNI AD memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi perubahan karakter ancaman dan perkembangan teknologi dalam peperangan modern.

Sebanyak 429 Perwira Remaja yang diterima terdiri atas 373 perwira pria dan 56 perwira Korps Wanita Angkatan Darat (Kowad). Sebelumnya, mereka dilantik dalam Upacara Prasetya Perwira (Praspa) yang dipimpin Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto di Lapangan PRIMA Mabes TNI, Cilangkap, pada hari yang sama.

Tradisi penerimaan di Mabesad sekaligus menandai bergabungnya para perwira muda tersebut ke dalam keluarga besar TNI Angkatan Darat dan menjadi awal pengabdian mereka sebagai pemimpin di satuan.

Dalam amanat tertulis Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang dibacakan Wakasad, ditegaskan bahwa dinamika lingkungan strategis, perkembangan teknologi, dan perubahan karakter ancaman menuntut TNI AD terus membangun kekuatan yang progresif, adaptif, serta berkelanjutan.

“Perang siber, perang informasi, penggunaan kecerdasan artifisial, sistem tanpa awak, mahadata, serta perkembangan teknologi militer telah menciptakan ruang pertempuran baru yang menuntut kecerdasan intelektual, kecermatan strategi, kecepatan respons, dan penguasaan teknologi modern,” kata Kasad dalam amanatnya.

Menurut Kasad, kompleksitas ancaman tersebut membuat TNI AD membutuhkan prajurit yang bukan hanya tangguh secara fisik, tetapi juga unggul secara intelektual, adaptif dalam berpikir, serta mampu mengambil keputusan secara cepat, tepat, dan bertanggung jawab.

Kehadiran para perwira muda Dikmapa PK dari berbagai latar belakang pendidikan tinggi karena itu dinilai memiliki posisi strategis dalam mendukung transformasi dan modernisasi TNI AD.

Mereka berasal dari berbagai bidang keilmuan, antara lain kesehatan, siber, intelijen, penerbangan, biologi, kimia, fisika, matematika, teknik, serta sejumlah disiplin ilmu lainnya.

“Bukan sekadar pelengkap organisasi, namun merupakan bagian penting dalam penguatan struktur TNI AD agar semakin mampu menjawab tantangan zaman melalui pendekatan ilmiah, berbasis data dan teknologi, serta berorientasi pada solusi dan modernisasi pertahanan nasional,” ujar Kasad.

Para Perwira Remaja tersebut selanjutnya akan mengemban tugas sesuai kompetensi dan bidang keahlian masing-masing untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD.

Di tengah tuntutan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, pembentukan karakter prajurit tetap menjadi fondasi utama. Tradisi penerimaan tersebut menjadi bagian dari pembinaan personel sekaligus penanaman nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan moral dalam menjalankan setiap tugas.

Bergabungnya 429 Perwira Remaja Abituren Dikmapa PK TA 2026 diharapkan semakin memperkuat SDM TNI AD yang profesional, adaptif, berkarakter, dan menguasai teknologi untuk menghadapi spektrum ancaman pertahanan yang semakin kompleks.(*)

(Johannes/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *