DEPOK, KOMPAS — Kejuaraan Nasional Judo Piala Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) XVI Tahun 2026 resmi digelar di Gelanggang Olahraga Kartika, Divisi Infanteri 1/Kostrad, Cilodong, Depok, Kamis (25/6/2026). Kejuaraan ini menjadi ruang kompetisi sekaligus pembinaan bagi atlet judo dari berbagai daerah untuk menyiapkan prestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Sebanyak 606 judoka dari 26 Pengurus Provinsi Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) mengikuti kejuaraan tersebut. Selain itu, 186 judoka dari unsur TNI dan Polri yang mewakili 54 satuan turut ambil bagian.
Kejurnas dibuka Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat Mayor Jenderal TNI Aminton Manurung. Dalam kesempatan itu, Aminton membacakan sambutan tertulis Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Maruli Simanjuntak selaku Ketua Umum Pengurus Besar PJSI.
Dalam sambutannya, Maruli menegaskan bahwa Kejurnas Judo Piala KASAD tidak semata-mata menjadi arena perebutan medali. Lebih dari itu, kompetisi tersebut diharapkan dapat menjadi wadah pembentukan karakter, penguatan persaudaraan, serta penanaman nilai disiplin dan sportivitas di kalangan atlet.
”Kegiatan ini merupakan sarana pembinaan karakter, penguatan persaudaraan, serta penanaman nilai disiplin, sportivitas, dan semangat pantang menyerah yang menjadi jiwa olahraga judo,” ujar Aminton membacakan sambutan KASAD.

Menurut Maruli, Kejurnas Judo Piala KASAD selama ini telah menjadi salah satu wadah pembinaan berkelanjutan bagi pengurus provinsi PJSI dalam menyiapkan atlet berprestasi. Kejuaraan itu juga dinilai memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat melalui olahraga.
Piala KASAD XVI mempertandingkan sejumlah kategori, yakni cadet untuk kelompok usia 13-16 tahun, junior usia 16-19 tahun, senior, kata, serta kategori TNI-Polri. Seluruh pertandingan akan berlangsung selama empat hari.
Judo merupakan cabang olahraga bela diri yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik. Ketepatan teknik, ketahanan, strategi, pengendalian diri, serta penghormatan kepada lawan menjadi unsur penting dalam setiap pertandingan.
Melalui kompetisi ini, PB PJSI berharap dapat memetakan potensi atlet dari berbagai daerah sekaligus memperluas basis pembinaan judo nasional. Atlet-atlet terbaik yang muncul dari Kejurnas Piala KASAD diharapkan dapat menjadi bagian dari regenerasi judoka Indonesia untuk menghadapi berbagai kejuaraan internasional.(*)
(Jhonni/Sulaiman)













