Surabaya, Jawa Timur – Universitas Airlangga (UNAIR) menggelar kegiatan buka puasa bersama 1.000 anak yatim di Airlangga Convention Center (ACC), Jumat (6/3/2026) petang. Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui kerja sama Pusat Pengelolaan Dana Sosial (PUSPAS) UNAIR dengan lembaga filantropi Yatim Mandiri.
Acara tersebut dihadiri Rektor UNAIR Prof. Dr. Muhammad Madyan, Wakil Rektor, para dekan fakultas, serta pimpinan direktorat di lingkungan universitas. Dalam sambutannya, Madyan menyampaikan pesan kepada para anak yatim agar tetap memiliki harapan dan semangat dalam menatap masa depan.
“Anak-anak tidak perlu merasa sendirian. Banyak orang yang mendoakan dan mendukung masa depan kalian,” ujar Madyan.
Ia juga mengajak seluruh tamu undangan untuk memperkuat semangat berbagi, terutama di bulan Ramadhan. Menurut dia, kebahagiaan sejati tidak semata berasal dari apa yang dimiliki, melainkan dari apa yang dapat dibagikan kepada sesama.
Pada kesempatan itu, Madyan juga menyampaikan apresiasi kepada PUSPAS UNAIR yang telah menginisiasi kegiatan sosial tersebut.
Ketua PUSPAS UNAIR Wisudanto mengatakan kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat dukungan berbagai donatur, baik dari internal maupun eksternal universitas.
Menurut laporan PUSPAS UNAIR, sejumlah pihak memberikan kontribusi signifikan dalam bentuk paket bantuan, antara lain Jamaah Insan Cita sebanyak 375 paket, Fakultas Keperawatan UNAIR 162 paket, Fakultas Kedokteran Gigi 125 paket, donatur yang disebut sebagai Hamba Allah sebanyak 100 paket, serta Tropical Disease Centre sebanyak 55 paket.
“Bantuan tersebut telah disalurkan kepada sejumlah panti asuhan di wilayah Surabaya dan Gresik,” kata Wisudanto.
Direktur Utama Yatim Mandiri Sugeng Riyadi mengatakan kerja sama dengan UNAIR telah terjalin selama dua dekade dalam berbagai program pengabdian masyarakat. “Kami berterima kasih kepada UNAIR yang selama sekitar 20 tahun menjadi mitra strategis dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.
Selain buka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan berbagai rangkaian acara, antara lain permainan edukatif bernuansa islami, penampilan shalawat Al-Banjari dari Majelis Al Banjari Al Habsy, serta tausiyah oleh Ustadz Sahid Sumitro.
Panitia juga menghadirkan dongeng kreatif yang dibawakan Kak Fajar Fitro bersama bonekanya, Bogo, yang menghibur para peserta. Sejumlah anak yatim turut berinteraksi dengan pimpinan universitas melalui kegiatan hafalan ayat Al-Quran dan kuis pengetahuan islami yang disertai pembagian hadiah.
Melalui kegiatan tersebut, UNAIR berharap momentum Ramadhan dapat menjadi ruang memperkuat solidaritas sosial sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.(*)
(Khefti/Sulaiman)











