Bogor, Jawa Barat – Deru pembangunan terdengar dari Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor. Di tengah cuaca yang berubah-ubah, dari terik menyengat hingga hujan yang turun tiba-tiba, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0621/Kabupaten Bogor bersama warga terus menuntaskan pembangunan infrastruktur desa.
Gotong royong menjadi penopang utama. Prajurit TNI dan masyarakat bahu-membahu menyelesaikan sejumlah sasaran fisik, mulai dari rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu), pembangunan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), renovasi musala, hingga pembukaan akses jalan strategis yang selama ini dinantikan warga.
Perwakilan Satgas TMMD di lokasi, Selasa (29/4/2026), menegaskan bahwa program ini tidak semata berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada penguatan harapan masyarakat.
“Kami hadir bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun harapan. Setiap pekerjaan di lapangan adalah wujud komitmen TNI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Salah satu proyek yang paling dirasakan manfaatnya adalah pembukaan akses jalan menuju Gunung Panunggangan. Jalan tersebut selama ini menjadi kendala utama mobilitas warga.
Heni (43), pelaku usaha warung di desa setempat, mengaku perubahan akses jalan membawa dampak besar bagi aktivitas sehari-harinya. Sebelum pembangunan dilakukan, kondisi jalan rusak dan berbatu, sehingga warga harus memutar cukup jauh.
“Kalau mau ke Parung Panjang atau ke arah Tangerang dan Jakarta, dulu harus lewat Rumpin. Sekarang lebih dekat dan lebih mudah. Kami sangat terbantu,” kata Heni.
Ia menambahkan, perbaikan akses jalan tidak hanya memperlancar mobilitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga desa.
Hingga akhir April 2026, progres pembangunan menunjukkan capaian yang signifikan. Satgas TMMD menargetkan seluruh pekerjaan rampung tepat waktu dengan kualitas yang terjaga, agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara berkelanjutan.
Di Desa Banyuasih, pembangunan bukan sekadar soal beton dan jalan. Ia menjadi jalan baru bagi harapan yang kini perlahan mulai terasa nyata bagi warga.(*)
(Jhonni/Sulaiman)







