Tegas! KASAD: Gugurnya Prajurit di Lebanon Tak Padamkan Semangat TNI Jaga Perdamaian Dunia

Diferensia219 Views

Jakarta, – Duka menyelimuti, namun semangat tak pernah padam. Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon tidak akan menghentikan langkah TNI untuk terus berkontribusi menjaga stabilitas dunia.

Pernyataan tegas itu disampaikan KASAD saat memimpin langsung upacara pelepasan jenazah tiga prajurit terbaik bangsa yang gugur dalam tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian PBB di bawah misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), di Apron VIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4/2026).

Ketiga jenazah tiba di Tanah Air sekitar pukul 17.00 WIB melalui penerbangan dari Turki. Suasana khidmat menyelimuti prosesi penyambutan, yang turut dihadiri Presiden RI, Prabowo Subianto, sebagai bentuk penghormatan negara atas pengabdian tertinggi para prajuritnya.

Prosesi diawali dengan penyerahan jenazah dari kesatuan kepada negara, yang diterima langsung oleh Kasad. Dalam balutan upacara militer penuh kehormatan, tiga patriot bangsa yaitu Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon, dipulangkan dengan penghormatan terakhir sebagai ksatria penjaga perdamaian dunia.

“Hari ini kita menerima kepulangan tiga prajurit terbaik bangsa. Mereka gugur dalam tugas mulia menjaga perdamaian dunia. Ini adalah kehilangan besar bagi TNI Angkatan Darat,” ujar KASAD melalui keterangan tertulis Dispenad yang diterima redaksi media ini, Minggu (5/4/2026).

Namun, di balik duka yang mendalam, KASAD menegaskan sikap tegas institusi: pengorbanan para prajurit tidak akan menyurutkan komitmen TNI dalam menjalankan misi perdamaian global. “Pengabdian mereka tidak akan sia-sia. Justru menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus melanjutkan tugas menjaga perdamaian dunia. TNI tidak akan mundur,” tegasnya.

Menurut KASAD, setiap penugasan prajurit adalah panggilan kehormatan yang sarat risiko. Namun dari risiko itulah lahir nilai-nilai luhur mulai dari keberanian, loyalitas, hingga pengabdian tanpa batas, yang menjadi jati diri prajurit TNI.

Lebih lanjut, KASAD memastikan negara hadir sepenuhnya bagi para prajurit yang gugur. Seluruh hak akan dipenuhi, dan keluarga yang ditinggalkan tetap menjadi bagian dari keluarga besar TNI Angkatan Darat.

Usai upacara, ketiga jenazah diberangkatkan ke daerah asal untuk dimakamkan secara militer dengan rincian sebagai berikut:  Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar di TMP Cikutra, Bandung; lalu
Serka (Anumerta) Muhammad Nur Ichwan di TMP Giri Dharmoloyo II, Magelang;
dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon di TMP Giripeni, Kulonprogo.(*)

(Jhonni/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *