Setelah Puluhan Tahun Menyeberang Sungai, Warga Desa Bolo Boyolali Segera Miliki Jembatan Garuda

Diferensia53 Views

Boyolali, Jawa Tengah – Penantian panjang warga Desa Bolo, Kecamatan Wonosegoro, Kabupaten Boyolali, akhirnya menemukan titik terang. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda resmi dimulai melalui prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking), Selasa (31/3/2026).

Selama puluhan tahun, warga harus menghadapi keterbatasan akses karena tidak adanya jembatan penghubung. Aktivitas sehari-hari, mulai dari berangkat sekolah, bekerja di ladang, hingga mengakses layanan kesehatan, dilakukan dengan menyeberangi sungai.

“Kalau airnya dangkal masih bisa dilewati, tapi tetap sulit karena licin. Kadang ada yang jatuh. Anak-anak juga sering pulang lagi karena bajunya basah atau kotor,” ujar Widodo, warga setempat.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin yang memimpin prosesi tersebut mengatakan, pembangunan jembatan ini merupakan bagian dari Program Jembatan Perintis Garuda yang digagas pemerintah pusat dan dilaksanakan oleh TNI Angkatan Darat.

Menurut dia, program tersebut menjadi wujud kehadiran negara dalam membuka keterisolasian wilayah dan memperlancar akses antar-desa, khususnya di daerah dengan infrastruktur terbatas. “Melalui program ini, TNI hadir untuk membantu masyarakat, terutama dalam membuka akses yang selama ini menjadi kendala,” kata Achiruddin.

Ia menambahkan, pembangunan jembatan dilakukan secara serentak di 60 titik di wilayah Jawa Tengah, hasil sinergi antara TNI dan pemerintah daerah.

Selain peletakan batu pertama, kegiatan tersebut juga diisi dengan bakti sosial berupa pengobatan gratis dan pemberian bantuan kepada warga. Sebanyak 200 warga mendapatkan layanan kesehatan dalam kegiatan itu.

Sementara itu, Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana menilai pembangunan jembatan ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat. “Jembatan ini sangat penting, terutama untuk keselamatan anak-anak sekolah serta sebagai penggerak perekonomian warga,” ujarnya.

Ia menyebutkan, di Boyolali direncanakan akan dibangun lima jembatan dalam program tersebut. Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur di daerah.

Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda, warga Desa Bolo kini berharap akses yang lebih aman dan layak segera terwujud, sekaligus membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.(*)

(Agus Kemplu/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *