
Surakarta, Jawa Tengah – Menjelang pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026, jajaran Kodim 0735/Surakarta mempercepat penyelesaian sasaran fisik melalui kegiatan pra-TMMD. Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah genangan air di lokasi pembangunan saluran drainase di wilayah Kecamatan Serengan.
Memasuki hari kedelapan pra-TMMD, Senin (13/7/2026), personel Koramil 03/Serengan bersama warga mengoperasikan mesin pompa penyedot air untuk mengeringkan area pekerjaan. Langkah tersebut dilakukan agar proses perbaikan saluran drainase sepanjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter dapat berlangsung tanpa hambatan.
Genangan air berasal dari aliran pembuangan rumah tangga di sekitar lokasi yang terus mengisi saluran sehingga menyulitkan proses pengerjaan konstruksi. Dengan bantuan pompa diesel, air dialihkan sehingga pekerja dapat melanjutkan pemasangan dan perbaikan saluran secara lebih optimal.
Komandan Koramil 03/Serengan Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo mengatakan, penggunaan pompa air menjadi solusi agar pekerjaan fisik tidak tertunda akibat genangan yang muncul setiap hari.
“Apabila air tidak segera disedot, pekerjaan akan terhambat. Karena itu, pompa kami operasikan secara berkala agar pembangunan saluran dapat terus berjalan sesuai rencana,” ujarnya.
Tri Rusman menambahkan, tingginya suhu udara di lapangan tidak mengurangi semangat prajurit TNI dan warga yang bergotong royong menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan. Ia berharap percepatan tersebut membuat seluruh sasaran fisik rampung sesuai jadwal.
TMMD Sengkuyung Tahap III TA 2026 di wilayah Kodim 0735/Surakarta dijadwalkan dibuka pada 15 Juli 2026 melalui upacara di SMP Negeri 22 Surakarta. Sebelumnya, kegiatan pra-TMMD telah berlangsung selama 10 hari, yakni sejak 5 Juli, untuk memastikan pekerjaan fisik dapat segera dipercepat begitu program resmi dimulai.(*)
(Agus Kemplu/Sulaiman)













