Peluk Haru Mama-Mama Papua, Sambut Pemimpin Baru Papua Pegunungan

POLITIKANA873 Views

Wamena,  – Minggu(27/4/2025) sore itu, Wamena tak hanya menyambut pesawat Trigana yang mendarat, tapi juga harapan baru bagi seluruh tanah Papua Pegunungan. Di landasan Bandara Wamena, Elisabet “Mifa” Kogoya dan Mama-Mama Maria sudah bersiap. Bukan dengan spanduk atau selebrasi meriah, tapi dengan kekuatan paling murni yang mereka punya: doa.

Tepat pukul 14.30 WIT, Gubernur Jhon Tabo dan Wakil Gubernur Ones Pahabol turun dari pesawat, melangkah ke bumi yang kini menjadi rumah mereka untuk membangun masa depan. Di sana, tangan-tangan mama-mama yang mengatup erat dan mata-mata yang berkaca-kaca menanti, membawa satu pesan sederhana namun dalam: “Kami percaya padamu.”

Dengan ditemani Ibu Bupati Jayawijaya, Idawati Murib Waromi, Elisabet dan timnya memimpin doa. Tak panjang, tak berbelit, tapi sarat makna. Mereka mendoakan kekuatan, kebijaksanaan, dan hati yang selalu berpihak pada rakyat.

“Kami serahkan Papua Pegunungan di tangan Tuhan dan di pundak pemimpin kami. Biar semua berjalan dengan kasih, dengan damai,” ujar Elisabet, suaranya nyaris bergetar oleh haru.

Di Papua Pegunungan, mama-mama lebih dari sekadar ibu. Mereka adalah penjaga adat, pelindung iman, dan kini, penyokong lahirnya sejarah baru. Doa mereka bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk hari-hari panjang ke depan: tentang sekolah yang lebih baik, jalanan yang lebih ramah, rumah sakit yang lebih layak, dan tanah yang semakin sejahtera.

Sore itu, Wamena mengajarkan dunia satu hal: bahwa perubahan besar selalu dimulai dari tangan-tangan kecil yang berdoa, percaya, dan tak pernah menyerah.

(Rudolf/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *