Panen Raya di Lapas Blangpidie, Warga Binaan Ikut Perkuat Ketahanan Pangan

Ekonomi, HUKUM21 Views

Blangpidie, – Upaya pembinaan kemandirian warga binaan terus menunjukkan hasil nyata. Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh menggelar panen raya serentak yang dipusatkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Blangpidie, Kabupaten Aceh Barat Daya, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional pemasyarakatan yang mendorong keterlibatan warga binaan dalam sektor ketahanan pangan. Dari lahan yang dikelola secara mandiri, warga binaan Lapas Blangpidie berhasil memanen sekitar 700 kilogram singkong.

Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh, Yan Rusmanto, hadir langsung meninjau panen raya tersebut. Ia didampingi Kepala Bidang Perawatan, Pengamanan, dan Kepatuhan Internal serta Kepala Bidang Pembinaan dan Pelayanan.

Panen raya itu juga mendapat dukungan penuh dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh Barat Daya, antara lain Sekretaris Daerah, Kapolres Aceh Barat Daya, Wakil Ketua DPRK Aceh Barat Daya, Dandim 0110/Aceh Barat Daya, Ketua Pengadilan Negeri Blangpidie, Kepala Kejaksaan Negeri Aceh Barat Daya, serta perwakilan Dinas Pertanian setempat. Sejumlah pimpinan unit pelaksana teknis pemasyarakatan di wilayah sekitar turut hadir.

Yan Rusmanto mengapresiasi upaya jajaran Lapas Kelas IIB Blangpidie yang dinilai berhasil mengoptimalkan lahan terbatas menjadi sarana pembinaan yang produktif dan bernilai ekonomi.

“Ini menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pengamanan, tetapi juga pada pembinaan yang memberi manfaat nyata. Warga binaan dilatih untuk bekerja, mandiri, dan produktif,” ujarnya.

Menurut Yan, keterlibatan warga binaan dalam kegiatan pertanian bukan sekadar memenuhi kebutuhan internal lapas. Lebih dari itu, program tersebut dirancang sebagai bekal keterampilan agar warga binaan memiliki kemampuan bertahan hidup ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Panen raya ini bukan kegiatan seremonial. Ini adalah bagian dari komitmen pemasyarakatan untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menyiapkan warga binaan agar siap berdikari setelah bebas,” kata Yan.

Ke depan, sinergi antara lembaga pemasyarakatan dan pemerintah daerah, khususnya melalui Dinas Pertanian, diharapkan terus diperkuat. Dengan demikian, program pembinaan kemandirian di lapas dapat memberi manfaat berkelanjutan, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga bagi masyarakat luas.(*)

(Zainal A/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *