
Blitar, Jawa Timur – Personel jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0808/Blitar menjalani latihan menembak senjata ringan Semester I Tahun 2026 di Lapangan Tembak Batalyon Infanteri (Yonif) 511/Dibyatara Yudha, Kota Blitar, Selasa (23/6/2026).
Latihan yang berlangsung selama tiga hari, 23-25 Juni 2026, itu menjadi bagian dari upaya pemeliharaan kemampuan dasar prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), khususnya dalam penggunaan senjata organik.
Materi latihan mencakup menembak pistol dari jarak 15 meter dengan sikap berdiri. Para prajurit juga menjalani latihan menembak senjata laras panjang pada jarak 100 meter dengan tiga variasi sikap, yakni tiarap, duduk, dan berdiri.
Seluruh peserta diwajibkan mengikuti setiap tahapan latihan sesuai dengan prosedur dan standar keselamatan yang telah ditetapkan.
Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Inf Virlani Aruyawan bertindak sebagai komandan latihan. Ia memantau langsung pelaksanaan kegiatan untuk memastikan latihan berlangsung tertib, aman, dan sesuai arahan komando atas.
Sebelum memasuki lapangan tembak, para peserta mendapat pengarahan teknis dari tim pelatih. Penekanan diberikan pada tata cara penggunaan senjata, penguasaan medan, hingga disiplin keselamatan selama latihan berlangsung.
Virlani mengatakan, latihan menembak bukan semata-mata mengukur ketepatan sasaran. Latihan itu juga melatih konsentrasi, ketenangan, serta kemampuan prajurit mengambil kendali dalam situasi yang membutuhkan ketelitian tinggi.
“Latihan ini merupakan program rutin TNI AD untuk memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan dasar prajurit,” kata Virlani.
Menurut dia, keterampilan menembak yang terjaga akan mendukung kesiapan personel dalam menjalankan tugas pokok di lapangan.
Melalui latihan berkala tersebut, Kodim 0808/Blitar berharap setiap prajurit tetap memiliki kemampuan dasar yang terukur, profesional, dan siap digunakan ketika negara membutuhkan.(*)









