
Jakarta, – Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) menegaskan bahwa kinerja, dedikasi, dan pengabdian prajurit serta pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan dihargai secara nyata. Salah satunya melalui pemberangkatan ibadah umroh dan ziarah rohani sebagai bentuk apresiasi pimpinan Angkatan Darat.
Penegasan itu disampaikan KASAD saat melepas jamaah umroh dan peserta ziarah rohani penghargaan KASAD yang dirangkaikan dengan peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (4/2/2026).
“Kita menghargai kinerja dan prestasi anggota dengan memberangkatkan mereka melaksanakan ibadah umroh. Mudah-mudahan ini menambah semangat bekerja sekaligus meningkatkan kualitas ibadah,” ujar Maruli Simanjuntak.
KASAD berharap pelaksanaan ibadah tersebut memberi dampak positif, tidak hanya bagi pribadi prajurit dan PNS TNI AD, tetapi juga dalam pembinaan keluarga. Menurut dia, program pemberangkatan umroh dan ziarah rohani akan dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahun sebagai bentuk penghargaan atas kinerja dan dedikasi personel.
Selain itu, KASAD mengajak seluruh prajurit dan PNS TNI AD menjadikan ibadah sebagai landasan moral dan spiritual dalam setiap pelaksanaan tugas. Kepada para calon jamaah, ia berpesan agar menjaga kesehatan dan kekompakan selama perjalanan serta mendoakan agar TNI Angkatan Darat senantiasa diberi kekuatan dan keselamatan dalam menjaga kedaulatan negara.
Kegiatan tersebut juga menjadi momentum penguatan keimanan dan ketakwaan prajurit serta PNS TNI AD. Dalam acara itu hadir penceramah , yang menyampaikan tausiah tentang pentingnya ketaatan menjalankan perintah Allah SWT, khususnya shalat lima waktu, sebagai penopang keseimbangan kehidupan dan pengabdian.
Pada 2026, TNI Angkatan Darat memberangkatkan 395 calon jamaah umroh serta 35 peserta ziarah rohani dari berbagai satuan. Sebelumnya, pada 2025, TNI AD juga telah memberangkatkan 299 jamaah umroh penghargaan KASAD sebagai bentuk apresiasi atas kinerja dan pengabdian personel.(*)
(Johannes/Sulaiman)







