Kapolda Aceh Pimpin Sertijab, Dua PJU dan Lima Kapolres Berganti

Banda Aceh, Aceh – Dua pejabat utama (PJU) Polda Aceh dan lima kepala kepolisian resor (kapolres) resmi menempati jabatan baru. Serah terima jabatan (sertijab) dipimpin Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan di Lobi Mapolda Aceh, Kamis (10/9/2026).

Pergantian tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri sekaligus penyegaran untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian di tengah tuntutan masyarakat yang terus berkembang.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto mengatakan, sertijab merupakan tindak lanjut Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1878/VIII/KEP/2026 tertanggal 30 Agustus 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan Polri.

Menurut Joko, mutasi dan rotasi merupakan bagian dari pembinaan karier personel sekaligus mekanisme penyegaran organisasi.

“Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam organisasi Polri sebagai bentuk pembinaan karier personel sekaligus penyegaran organisasi agar pelaksanaan tugas kepolisian semakin profesional, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” kata Joko dalam keterangannya seusai sertijab.

Dua PJU Polda Aceh yang berganti jabatan ialah Kombes Pol. Carlie Syahputra yang dipercaya sebagai Kabid Propam Polda Aceh dan Kombes Pol. Giyarto sebagai Kabid TIK Polda Aceh.

Sementara itu, lima kapolres jajaran Polda Aceh juga menerima amanah baru. Mereka adalah Kombes Pol. Teguh Priyambodo Nugroho sebagai Kapolresta Banda Aceh, AKBP Teguh Siswoyo sebagai Kapolres Aceh Tengah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto sebagai Kapolres Aceh Timur, AKBP Ricky Nugraha sebagai Kapolres Bener Meriah, serta AKBP Muhamad Taufiq sebagai Kapolres Nagan Raya.

Sejumlah pejabat lama juga mendapat penugasan di tempat baru. Salah satunya Kombes Pol. Bulang Bayi Samudra yang sebelumnya menjabat Kabid Propam Polda Aceh dan kini dipercaya menduduki jabatan Kabid Propam Polda Sumatera Utara.

Joko mengatakan, Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi kepada para pejabat lama atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian selama menjalankan tugas di lingkungan Polda Aceh.

Menurut dia, pergantian jabatan bukan sekadar perpindahan posisi, melainkan bagian dari estafet pengabdian untuk memastikan roda organisasi terus berjalan.

Para pejabat baru diharapkan dapat melanjutkan capaian positif yang telah dibangun pejabat sebelumnya sekaligus menghadirkan inovasi sesuai karakteristik dan kebutuhan wilayah masing-masing.

“Kepada pejabat baru, Kapolda berharap agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah Aceh, serta terus memperkuat sinergi internal maupun eksternal,” ujar Joko.

Kapolda juga menekankan pentingnya kedekatan dengan masyarakat dan kemampuan membaca perkembangan situasi secara cepat. Kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat dinilai menjadi salah satu kunci dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dengan amanah baru tersebut, para pejabat diharapkan mampu memperkuat kinerja kepolisian di wilayah masing-masing serta membangun kolaborasi yang semakin solid guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.(*)

Editor: Sulaiman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *