Hadiri Godongan Lor Bersholawat, Danrem 081/DSJ Sampaikan Beberapa Pesan Kepada Jamaah

POLITIKANA148 Views
Danrem 081/DSJ Kolonel Inf H. Sugiyono saat menghadiri acara ‘Gondongan Lor Bersholawat” di Masjid Al-Mubaroqah, Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Minggu (28/1/2024) malam. (foto: handrie)

MADIUN – Danrem 081/DSJ Kolonel Inf H. Sugiyono terus melaksanakan program serbuan sholawat di wilayah jajarannya. Kali ini menyapa masyarakat Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun.

Disana Danrem menghadiri kegiatan keagamaan yang bertajuk Gondongan Lor bersholawat dalam rangka memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad 1445 H sekaligus doa bersama untuk warga Palestina dan pelouncingan Hadroh Al- Muqorobbin.

“Inti dari peristiwa Isra’ Mi’raj adalah peristiwa menerima wahyu salat lima waktu. Maka dari itu saya mengingatkan kepada seluruh jamaah jangan pernah melalaikan apalagi meninggalkan salat,” kata Danrem dalam memberikan sambutan saat menghadiri kegiatan Godongan Lor bersholawat bertempat di Masjid Al-Mubaroqah, Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Minggu (28/01/2024) malam.

Lebih lanjut, dirinya menilai menunda pelaksanaan salat saja tidak boleh. Bahkan yang paling bagus salat itu dilaksanakan di awal waktu secara berjamaah di masjid. Bukan salat dirumah, terkhusus para laki-laki.

“Barang siapa yang laki-laki salat subuh berjamaah di masjid, maka Allah akan menulis seperti ibadah semalam penuh,” ujarnya.

“Apalagi ketika kumandang Adzan “Allahu Akbar kita sudah ada disitu maka malaikat akan berdoa kepada-NYA. Ya Allah Ampunilah dosa kedua orang tuanya,” bebernya.

Danrem juga berpesan kepada jamaah untuk senantiasa meningkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT.

“Allah tidak melihat kamu tentara, polisi, guru dan apapun kalian, yang Allah lihat adalah salatmu. kalau salatmu bagus maka yang lain akan dianggap bagus,” katanya.

Terakhir dirinya menyinggung tentang pelaksanaan Pemilu 2024 yang sudah didepan mata, Pamen TNI AD itu berharap pelaksanaan Pemilu hendaknya dijadikan sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa bukan sebaliknya.

“Mari kita sama-sama berupaya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dimulai dari lingkungan masing-masing, silahkan milih sesuai pilihan masing-masing, karena itu adalah hak kalian semua. TNI-Polri adalah netral. Tugas kami hanya mengamankan dari jauh. Karena sudah ada petugas khusus di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan dari Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) serta Komisi Pemilihan Umum (KPU),” pungkasnya.

(handrie/tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *