
Wonogiri, Jawa Tengah – Di tengah terik matahari dan debu jalan yang belum sepenuhnya mengeras, Mbah Kasidi (70) tetap setia berdiri bersama warga dan prajurit TNI. Dengan cangkul di tangan, petani sepuh itu ikut membantu pengecoran jalan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-127 Tahun 2026 Kodim 0728/Wonogiri di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Sabtu (14/2/2026).
Usia yang telah memasuki kepala tujuh tidak menyurutkan langkahnya. Mbah Kasidi tetap bersemangat bekerja bersama warga dan anggota Satgas TMMD, bahu-membahu menyelesaikan pembangunan jalan desa yang selama ini menjadi harapan masyarakat.
“Biarpun sudah tua, saya ingin membantu bapak-bapak TNI yang membangun jalan di desa kami,” kata Kasidi di sela-sela pekerjaannya mencangkul batu koral.
Baginya, rasa lelah bukanlah hambatan. Ia justru merasa kebahagiaan tersendiri karena dapat berkontribusi dalam pembangunan desanya.
“Sedikit capek tidak apa-apa. Besok juga sudah segar lagi. Saya bisa lebih lama menikmati hasil jalan ini daripada merasakan capeknya,” ujarnya sambil tersenyum.
Kasidi mengaku terkesan dengan semangat dan kebersamaan prajurit TNI yang bekerja tanpa kenal lelah. Kehadiran mereka, menurut dia, tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga menghidupkan kembali semangat gotong royong warga.
“Saya senang melihat bapak-bapak TNI selalu kompak dan kadang bercanda dengan warga. Jadi saya ikut semangat membantu,” katanya.
Meski kontribusinya sederhana, Kasidi merasa bangga bisa menjadi bagian dari upaya pembangunan desanya. Kebersamaan antara warga dan TNI dalam program TMMD, menurut dia, menjadi bukti kuatnya semangat gotong royong yang masih hidup di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, walaupun hanya mencangkul sedikit, saya senang bisa berbaur dan membantu,” tutur Kasidi.
Program TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik berupa jalan, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antara TNI dan masyarakat. Sosok seperti Mbah Kasidi menjadi cermin bahwa semangat membangun desa tidak mengenal usia, selama masih ada kemauan untuk berkontribusi.(*)
(Agus Kemplu/Sulaiman)









