
Tulungagung, Jawa Timur – Kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat kembali diwujudkan melalui pendampingan Program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Bantuan Gubernur Jawa Timur. Berkat sinergi pemerintah, TNI, dan warga, rumah milik Ibu Feri di Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, yang sebelumnya nyaris roboh, kini telah berubah menjadi hunian permanen yang aman, sehat, dan layak huni.
Di balik keberhasilan pembangunan tersebut, Babinsa Desa Bangoan Koramil Tipe B 0807/03 Kedungwaru, Sertu Purwanto, berperan aktif mendampingi seluruh tahapan pembangunan hingga tuntas. Kehadirannya tidak hanya memastikan proses berjalan sesuai rencana, tetapi juga menjadi motor penggerak semangat gotong royong masyarakat.
Sebelum memperoleh bantuan, kondisi rumah Ibu Feri sangat memprihatinkan. Dinding yang masih menggunakan anyaman bambu (gedek) telah lapuk dan banyak mengalami kerusakan. Atap berbahan asbes tua pun rawan bocor ketika hujan, sementara struktur bangunan secara keseluruhan sudah tidak lagi memenuhi standar keamanan dan kenyamanan sebagai tempat tinggal.
Kini, melalui Program Rutilahu Bantuan Gubernur Jawa Timur, rumah tersebut berdiri kokoh dengan dinding permanen, lantai berkeramik, serta fasilitas sanitasi yang memadai. Perubahan itu menghadirkan harapan baru bagi Ibu Feri dan keluarganya untuk menjalani kehidupan yang lebih sehat, aman, dan bermartabat.
Selama proses pembangunan, Sertu Purwanto secara rutin turun langsung ke lokasi untuk memantau progres pekerjaan sekaligus memberikan motivasi kepada warga yang bergotong royong membantu penyelesaian rumah tersebut. Pendampingan yang dilakukan Babinsa menjadi wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam mendukung program peningkatan kesejahteraan rakyat.
Sertu Purwanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga Desa Bangoan yang dengan sukarela meluangkan tenaga dan waktu demi membantu sesama. “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh warga yang dengan tulus bergotong royong membantu proses pembangunan rumah Ibu Feri. Semangat kebersamaan seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam membantu sesama. Kehadiran masyarakat membuktikan bahwa budaya gotong royong masih terjaga dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap rumah baru tersebut mampu menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat. “Semoga rumah baru ini membawa kenyamanan, keamanan, serta menjadi tempat tinggal yang sehat dan layak bagi Ibu Feri beserta keluarga. Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan kualitas hidup dan menjadi penyemangat untuk menjalani kehidupan yang lebih sejahtera,” tambahnya.
Program Rutilahu Bantuan Gubernur Jawa Timur menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah. Keberhasilan pembangunan rumah Ibu Feri sekaligus menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi nyata bagi warga yang membutuhkan.
Pendampingan yang dilakukan Babinsa juga menegaskan komitmen TNI AD untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjadi mitra dalam mendorong pembangunan, memperkuat kepedulian sosial, dan menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai fondasi ketahanan masyarakat.(*)
(Arwang/Sulaiman)







