
Surakarta, Jawa Tengah – Komitmen TNI AD dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat terus diwujudkan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah Kodim 0735/Surakarta. Tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Babinsa juga aktif terlibat dalam berbagai kegiatan sosial dan kesehatan masyarakat, mulai dari mengawal distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga mendukung deteksi dini penyakit Tuberkulosis (TB).
Di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Babinsa Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta Serka Hidayat dan Sertu Eko melaksanakan pendampingan pembagian program MBG bagi siswa SMPN 3 Surakarta, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di SMPN 3 Surakarta, Jalan Matoa Raya, tersebut merupakan bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam meningkatkan pemenuhan gizi sekaligus menunjang kesehatan dan tumbuh kembang generasi muda.
Serka Hidayat mengatakan, kehadiran Babinsa dalam pelaksanaan MBG tidak sebatas membantu kelancaran distribusi. Babinsa juga turut memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan tepat sasaran.
“Program MBG bertujuan memenuhi kebutuhan gizi, meningkatkan kesehatan, serta mendukung tumbuh kembang generasi muda agar lebih sehat dan cerdas,” ujar Serka Hidayat.
Menurutnya, Babinsa turut membantu memantau proses pembagian makanan sehingga setiap penerima mendapatkan porsi dengan baik dan pelaksanaan program berjalan sesuai ketentuan.
“Kami selaku Babinsa berperan aktif memastikan proses distribusi berjalan lancar, tertib, dan aman. Selain itu, kami membantu memantau kualitas makanan agar sesuai standar gizi dan memastikan setiap porsi diterima penerima dengan baik,” katanya.
Serka Hidayat berharap pendampingan yang dilakukan TNI dapat membantu memastikan manfaat program MBG benar-benar dirasakan masyarakat.
“Dengan adanya pendampingan ini, kami berharap program MBG dapat tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi anak-anak. Generasi sehat adalah pondasi bangsa yang kuat,” pungkasnya.
Babinsa Dukung Percepatan Deteksi TB
Pada hari yang sama, peran Babinsa dalam mendukung kesehatan masyarakat juga terlihat di Kelurahan Tegalharjo. Puskesmas Purwodiningratan bersama Babinsa Tegalharjo Serka Joko Riyanto, Bhabinkamtibmas Aiptu Joko Lebowo, dan Lurah Tegalharjo Yolla Marrins, S.STP., melaksanakan kegiatan tracing Tuberkulosis (TB), pemeriksaan kesehatan gratis, serta edukasi kesehatan bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut digelar mulai pukul 08.00 WIB di Pendopo Kelurahan Tegalharjo, Jalan AR Hakim Nomor 13, Kota Surakarta.
Serka Joko Riyanto menjelaskan, kegiatan tracing TB merupakan bagian dari upaya aktif menemukan kasus TB maupun kontak erat pasien TB di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemantauan kesehatan, edukasi, serta investigasi kontak sehingga warga yang terindikasi terpapar TB dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
“Kami berperan membantu menjangkau warga dan memberikan dukungan sosial kepada pasien dan keluarga,” ujar Serka Joko.
Selain Babinsa dan Bhabinkamtibmas, kegiatan tersebut melibatkan tenaga kesehatan, kader TB, serta pemerintah kelurahan. Kader TB berperan memberikan pendampingan, edukasi, dan pemantauan terhadap kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan.
Sinergi lintas sektor tersebut dinilai penting untuk mempercepat penemuan kasus sekaligus memutus mata rantai penularan TB di masyarakat.
Warga juga mendapatkan edukasi mengenai langkah-langkah pencegahan penularan TB, antara lain menerapkan etika batuk, menggunakan masker ketika diperlukan, menjaga kebersihan dan ventilasi rumah, serta memenuhi kebutuhan gizi.
Masyarakat juga diimbau tidak memberikan stigma kepada penderita TB. Dengan pengobatan yang teratur dan tuntas, penyakit tersebut dapat disembuhkan.
Keterlibatan Babinsa dalam kegiatan kesehatan masyarakat tersebut menunjukkan bahwa tugas pembinaan teritorial tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga menyentuh berbagai kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui kehadiran Babinsa di tengah warga, TNI terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah, tenaga kesehatan, sekolah, dan berbagai elemen masyarakat untuk mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia di wilayah binaan.(*)
(Arda72/Sulaiman)













