Babinsa di Surakarta Siaga Musim Hujan, Pantau Bengawan Solo dan Bersihkan Lingkungan Bersama Warga

Babinsa47 Views

Surakarta, Jawa Tengah – Hujan deras yang mengguyur Kota Surakarta dalam beberapa hari terakhir membuat aparat kewilayahan meningkatkan kewaspadaan. Para Bintara Pembina Desa (Babinsa) turun langsung ke lapangan, memantau debit air Sungai Bengawan Solo sekaligus menggerakkan kerja bakti bersama warga guna mencegah banjir dan genangan air di kawasan permukiman.

Di bantaran Bengawan Solo, tepatnya wilayah Demangan Baru, Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres, Senin (23/2/2026), Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta, Koptu Sanda Arieswanto, bersama anggota perlindungan masyarakat (Linmas) melakukan patroli dan pengecekan debit air sungai.

Langkah ini dilakukan sebagai respons atas intensitas hujan yang meningkat dan potensi luapan air yang dapat mengancam permukiman warga di sekitarnya.

“Kami terjun langsung ke lapangan untuk mengecek debit air. Dengan begitu, jika terjadi luapan akibat hujan deras, dapat segera diantisipasi dan dicegah agar tidak sampai menimbulkan banjir,” kata Sanda.

Ia menambahkan, deteksi dini menjadi bagian penting dari tugas Babinsa, terutama pada musim penghujan. Wilayah Kelurahan Sewu, menurut dia, termasuk kawasan yang kerap terdampak banjir sehingga pemantauan rutin menjadi langkah pencegahan yang tidak bisa diabaikan.

Selain memantau kondisi sungai, Sanda juga mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang tidak menentu. Ia mengajak masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai, karena dapat memperburuk risiko banjir.

“Sungai adalah bagian dari rantai kehidupan manusia. Menjaga kebersihannya merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Upaya pencegahan banjir juga dilakukan di wilayah lain Kota Surakarta. Di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Babinsa Koramil 02/Banjarsari, Serma Fajar dan Sertu Sandi, memimpin kerja bakti bersama warga membersihkan saluran air di lingkungan permukiman.

Tanpa ragu, keduanya terjun langsung bersama warga, membersihkan selokan dan saluran drainase yang tersumbat. Kegiatan ini bertujuan memperlancar aliran air sekaligus mencegah genangan saat hujan deras turun.

“Melalui gotong royong ini, kami berharap membawa manfaat bagi masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan rakyat,” kata Fajar.

Menurut dia, keterlibatan Babinsa dalam kerja bakti merupakan bagian dari peran aktif TNI dalam menjaga lingkungan dan membantu masyarakat menghadapi potensi bencana, terutama pada musim penghujan.

Kehadiran Babinsa di tengah warga, baik dalam pemantauan sungai maupun kerja bakti, menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan berbasis komunitas. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan lingkungan sekaligus meminimalkan dampak bencana hidrometeorologi di kawasan permukiman Kota Surakarta.(*)

(Arda72/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *