Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dompyong: Pilar Kekuatan Gotong Royong di Tengah Bencana Alam

Babinsa96 Views
Sertu Amrun bersama masyarakat binaan di Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, bergotong royong membersihkan areal desa seusai bencana tanah longsor, Jumat (19/4/2024). (foto: arwang)

Trenggalek, – Desa Dompyong, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, menjadi saksi kebersamaan yang luar biasa antara Babinsa dan warga setempat dalam mengatasi dampak bencana alam. Pada Kamis (18/4/2024) kemarin hingga hari ini, Jumat (19/4/2024) dini hari, hujan deras mengguyur wilayah tersebut, menyebabkan longsoran tanah yang menimpa rumah Bapak Said, warga RT 07 RW 02 Desa Dompyong.

Sertu Amrun dari Koramil 0806-04 Bendungan menjadi sosok sentral dalam upaya penanganan bencana ini. Saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, beliau menjelaskan bahwa tanah longsor terjadi karena tebing di samping rumah Bapak Said tidak mampu menahan air hujan yang deras. Kondisi ini mengakibatkan terjadinya longsoran yang menghantam rumah tersebut.

Kesigapan dan kekompakan Babinsa serta kerja sama yang erat dengan warga setempat menjadi kunci dalam proses pembersihan longsoran tanah. Dengan semangat gotong royong, mereka bahu-membahu membersihkan tanah yang menimbun rumah Bapak Said. Setiap langkah yang diambil dipenuhi dengan kerja keras dan kepedulian yang tulus terhadap kondisi tetangga mereka.

Selain membantu dalam proses pembersihan, kehadiran Babinsa juga memberikan dampak psikologis yang positif bagi warga yang terdampak bencana. Kehadiran mereka tidak hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai teman yang siap membantu dan mendengarkan setiap keluhan dan kebutuhan warga.

Peristiwa ini juga menjadi momentum bagi masyarakat setempat untuk memperkuat solidaritas dan kebersamaan dalam menghadapi cobaan alam. Mereka menyadari bahwa dalam situasi sulit seperti ini, saling tolong-menolong dan berbagi beban merupakan kunci utama untuk bisa bangkit dan pulih kembali.

Babinsa Dompyong Sertu Amrun telah menunjukkan dedikasi dan profesionalisme yang tinggi dalam menjalankan tugasnya sebagai pengayom masyarakat. Dengan menggabungkan keterampilan militer dan kepedulian sosial, mereka berhasil menjadi pilar kuat bagi keamanan dan kesejahteraan warga di tengah tantangan alam yang datang tiba-tiba.

(arwang/tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *