Boyolali, Jawa Tengah – Hari Minggu tak menjadi alasan bagi Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Kodim 0724/Boyolali untuk menghentikan pekerjaan. Bersama warga, prajurit TNI terus mengebut penyelesaian sasaran fisik demi memastikan akses jalan segera dapat dimanfaatkan masyarakat.
Minggu (9/8/2026), Satgas TMMD bersama warga melanjutkan pekerjaan setelah pengecoran jalan rampung. Kali ini, mereka fokus merapikan dan menimbun bahu jalan di sisi kiri dan kanan badan jalan.
Dengan cangkul dan peralatan sederhana, prajurit TNI dan warga bahu-membahu meratakan material tanah di sepanjang sisi jalan. Tanah kemudian dipadatkan untuk memperkuat bahu jalan sekaligus mengurangi perbedaan ketinggian dengan permukaan jalan hasil pengecoran.
Pekerjaan tersebut menjadi bagian penting dari tahap akhir pembangunan. Selain membuat hasil pembangunan lebih rapi, bahu jalan yang kokoh juga dibutuhkan untuk mengurangi risiko kendaraan keluar dari badan jalan serta meningkatkan keamanan pengguna jalan.
“Setelah jalan selesai dicor, bahu jalan harus segera dirapikan dan ditimbun. Ini penting untuk keselamatan warga yang nantinya menggunakan jalan tersebut,” ujar salah satu anggota Satgas TMMD di lokasi.
Tak sekadar mengejar target penyelesaian, pengerjaan di tengah hari libur tersebut menunjukkan kuatnya semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat. Warga turut menyumbangkan tenaga, sementara personel Satgas TMMD memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai kebutuhan di lapangan.
Kolaborasi tersebut menjadi salah satu kekuatan utama program TMMD. Dengan pekerjaan yang dilakukan bersama, pembangunan infrastruktur diharapkan tidak hanya menghasilkan akses yang lebih baik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi keselamatan dan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Satgas TMMD pun terus mengoptimalkan waktu yang tersedia agar sasaran fisik dapat diselesaikan tepat waktu dan segera dirasakan manfaatnya oleh warga.(*)
(Agus Kemplu/Sulaiman)








