
Trenggalek, Jawa Timur – Komitmen TNI dalam membentuk generasi muda yang tangguh kembali ditunjukkan Koramil 0806-10/Pule melalui pendampingan kegiatan mountaineering dalam rangka Masa Orientasi Gugus Depan (MOGD) SMAN 1 Pule, Kecamatan Pule, Kabupaten Trenggalek, Senin (20/7/2026). Kegiatan ini menjadi wahana pendidikan karakter yang membekali para siswa baru dengan mental baja, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, serta semangat pantang menyerah.
Tidak sekadar hadir untuk mengamankan jalannya kegiatan, personel Koramil 0806-10/Pule juga berperan aktif memberikan pembinaan kepada para peserta. Melalui berbagai tantangan di alam terbuka, para siswa diajak mengasah keberanian, meningkatkan kepercayaan diri, memperkuat kerja sama tim, serta belajar mengambil keputusan secara cepat dan tepat dalam setiap situasi.
Kegiatan yang merupakan bagian dari pendidikan kepramukaan tersebut dirancang untuk mengenalkan lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter peserta didik melalui pengalaman langsung di lapangan. Beragam materi dan simulasi yang diberikan menuntut para siswa mampu mengedepankan disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Bati Tuud Koramil 0806-10/Pule, Pelda Muguh, mengatakan keterlibatan TNI merupakan bentuk dukungan nyata terhadap dunia pendidikan dalam mencetak generasi muda yang berkarakter kuat dan memiliki daya juang tinggi.
“Koramil 0806-10/Pule menerjunkan prajurit untuk mendampingi kegiatan mountaineering siswa SMAN 1 Pule. Kehadiran kami bertujuan memberikan rasa aman sekaligus membekali peserta dengan pengetahuan dasar mengenai keselamatan, kerja sama tim, serta keberanian menghadapi tantangan di alam terbuka,” ujarnya.
Menurut Pelda Muguh, MOGD bukan sekadar agenda penyambutan siswa baru, melainkan momentum strategis untuk menanamkan nilai-nilai kepramukaan yang selaras dengan karakter kebangsaan. Disiplin, cinta tanah air, kepedulian terhadap lingkungan, integritas, serta semangat pantang menyerah merupakan bekal penting yang harus dimiliki generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.
Selama kegiatan berlangsung, personel Koramil mendampingi setiap tahapan mountaineering, termasuk saat peserta melintasi medan terjal menggunakan tali pengaman. Prajurit TNI memberikan arahan teknis, memastikan prosedur keselamatan diterapkan secara disiplin, sekaligus memberikan motivasi agar para siswa berani menghadapi tantangan dengan penuh percaya diri tanpa mengabaikan faktor keamanan.
Pendampingan tersebut menjadi bukti nyata bahwa peran TNI tidak hanya terbatas pada aspek pertahanan negara, tetapi juga hadir di tengah masyarakat untuk mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pembinaan karakter generasi muda.
Melalui sinergi yang erat antara TNI dan dunia pendidikan, Koramil 0806-10/Pule berharap kegiatan kepramukaan seperti MOGD mampu melahirkan pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, jiwa kepemimpinan, semangat kebangsaan, dan mental tangguh sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang semakin maju.(*)
(Arwang/Sulaiman)







