Anjangsana dari Hati, Satgas Yonif 123/RJW Perkuat Kemanunggalan TNI-Rakyat di Pedalaman Papua Selatan

MAPPI, Papua Selatan – Komitmen membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat terus diwujudkan Satgas Pamtas RI–PNG Yonif 123/Rajawali. Melalui Pos Komando Utama (Kout) Senggo, prajurit melaksanakan anjangsana ke rumah-rumah warga di Kampung Senggo, Distrik Senggo, Kabupaten Mappi, Papua Selatan, Senin (20/7/2026), sebagai bagian dari upaya mempererat komunikasi sosial dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran TNI.

Dalam kegiatan tersebut, personel Satgas tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga berdialog secara langsung dengan warga untuk menyerap aspirasi, memetakan kondisi wilayah, serta mengajak masyarakat bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan semangat gotong royong. Pendekatan humanis itu menjadi salah satu strategi Satgas dalam menciptakan situasi yang aman, kondusif, dan harmonis di wilayah penugasan.

Komandan Satgas Yonif 123/Rajawali, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan, S.H., M.Han., menegaskan bahwa anjangsana merupakan agenda rutin yang dilaksanakan seluruh jajaran pos sebagai sarana memperkuat komunikasi sekaligus membangun kedekatan emosional dengan masyarakat.

“Anjangsana menjadi wadah bagi kami untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami ingin kehadiran prajurit tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dansatgas.

Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas di wilayah perbatasan tidak semata diukur dari terjaganya stabilitas keamanan, melainkan juga dari semakin kuatnya kepercayaan masyarakat kepada TNI.

Karena itu, Satgas Yonif 123/Rajawali akan terus mengedepankan pendekatan teritorial yang humanis melalui berbagai kegiatan komunikasi sosial, pembinaan wilayah, serta aksi nyata membantu masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan sehari-hari.

Melalui kegiatan anjangsana tersebut, Satgas berharap hubungan yang telah terjalin erat antara prajurit dan masyarakat dapat terus dipelihara sebagai modal utama dalam menjaga keamanan, memperkuat persatuan, serta mendukung percepatan pembangunan di wilayah Papua Selatan.(*)

(Jhonni/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *