
Trenggalek, Jawa Timur – Sinergi TNI dan Polri terus diperkuat hingga tingkat desa melalui peningkatan kapasitas anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas). Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan maupun keadaan darurat.
Upaya tersebut diwujudkan melalui bimbingan teknis (Bimtek) yang digelar di Balai Desa Wonokerto, Kecamatan Suruh, Kabupaten Trenggalek, Rabu (8/7/2026). Kegiatan dipandu Babinsa Desa Wonokerto Sertu Aris Rohman dari Posramil 0806/Suruh bersama Bhabinkamtibmas Desa Wonokerto Aipda Dedik Ariyanto.
Pelatihan diikuti anggota Satlinmas dan perangkat desa. Materi yang diberikan meliputi pemahaman mengenai tugas dan fungsi Satlinmas, latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), serta simulasi penanganan situasi darurat untuk meningkatkan kemampuan personel dalam menjalankan tugas di lapangan.
Sertu Aris Rohman mengatakan, keberadaan Satlinmas menjadi bagian penting dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban masyarakat. Karena itu, peningkatan kemampuan personel dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan agar mereka mampu menjalankan tugas secara profesional dan sigap.
“Melalui pembinaan ini kami ingin membekali anggota Satlinmas dengan pengetahuan, keterampilan, dan kedisiplinan yang dibutuhkan saat bertugas. Dengan kemampuan yang semakin baik, respons terhadap potensi gangguan keamanan maupun kondisi darurat juga akan semakin cepat dan tepat,” ujarnya.
Menurut Aris, kolaborasi TNI dan Polri bersama pemerintah desa menjadi salah satu faktor penting dalam membangun sistem keamanan yang efektif di tingkat desa. Pembinaan yang berkesinambungan diharapkan mampu melahirkan personel Satlinmas yang profesional, humanis, dan responsif terhadap berbagai persoalan di tengah masyarakat.
Bhabinkamtibmas Desa Wonokerto Aipda Dedik Ariyanto mengapresiasi antusiasme peserta selama mengikuti pelatihan. Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diperoleh tidak berhenti pada tataran teori, tetapi dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Menurut Dedik, peningkatan kapasitas Satlinmas akan memperkuat peran mereka sebagai mitra pemerintah desa dalam menjaga keamanan lingkungan. Kehadiran personel yang terlatih diharapkan mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif sekaligus mendukung kelancaran pembangunan di Desa Wonokerto maupun wilayah Kabupaten Trenggalek.
Dengan pembinaan yang dilakukan secara terpadu, TNI-Polri menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dalam membangun ketahanan wilayah dari tingkat desa. Penguatan kapasitas Satlinmas dinilai menjadi salah satu langkah strategis untuk mewujudkan keamanan yang berkelanjutan.(*)
(Arwang/Sulaiman)







