
Blitar, Jawa Timur – Semangat gotong royong masih menjadi kekuatan sosial yang hidup di tengah masyarakat. Di Kelurahan Pakunden, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, kebersamaan itu tampak dalam upaya renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) milik Joko Waluyo di Jalan Tanjung RT 01/RW 07, Selasa (16/6/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan warga setempat bersama Babinsa Kelurahan Pakunden Koramil 0808/01 Sukorejo, Kopka Slamet Prasetiyo. Mereka bergandengan tangan memperbaiki rumah yang selama ini dinilai kurang layak dan kurang aman untuk ditempati.
Sejak pagi, warga bersama Babinsa bahu-membahu mengerjakan berbagai tahapan renovasi. Mulai dari menyusun batako, menyiapkan adukan semen, hingga memindahkan material bangunan dilakukan secara bersama-sama. Suasana penuh kebersamaan terlihat di setiap sudut lokasi pekerjaan, mencerminkan kuatnya kepedulian sosial di lingkungan tersebut.
Bagi Kopka Slamet, keterlibatan Babinsa dalam kegiatan kemasyarakatan merupakan bagian dari upaya mendampingi dan membantu warga binaan. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata, terutama bagi warga yang membutuhkan bantuan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu meringankan beban warga sekaligus mendukung terciptanya lingkungan permukiman yang lebih layak dan nyaman untuk dihuni,” ujarnya di sela kegiatan.
Lebih dari sekadar memperbaiki bangunan, renovasi rumah itu juga menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai gotong royong yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Di tengah dinamika kehidupan perkotaan, kebersamaan yang terjalin dalam kerja bakti tersebut menunjukkan bahwa kepedulian terhadap sesama masih tumbuh dan terjaga.
Warga yang terlibat mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Selain membantu tetangga yang membutuhkan, kerja bersama itu juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.
Sementara itu, Joko Waluyo mengungkapkan rasa syukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan. Menurut dia, dukungan dari Babinsa dan warga sekitar telah menghadirkan harapan baru bagi keluarganya untuk menempati rumah yang lebih aman dan nyaman.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua yang telah membantu. Semoga kebaikan ini menjadi berkah bagi kita semua,” katanya.
Melalui kolaborasi antara warga dan Babinsa, upaya mewujudkan hunian yang layak tidak hanya menghadirkan perubahan fisik pada sebuah rumah, tetapi juga memperkuat ikatan sosial yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. Di Pakunden, semangat bergandengan tangan itu menjadi bukti bahwa kepedulian dan kebersamaan tetap menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang lebih baik.(*)
Editor: Sulaiman







