Mojokerto, Jawa Timur – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin meninjau lahan calon Batalyon Infanteri Teritorial (Yonif TP) di Kecamatan Dawarblandong serta Jembatan Perintis Garuda di Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Kamis (4/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan wilayah, peningkatan konektivitas, serta kesejahteraan masyarakat.
Dalam kunjungan itu, Pangdam didampingi sejumlah pejabat utama Kodam V/Brawijaya, di antaranya Irdam V/Brawijaya Brigjen TNI M. Aidi, Kapoksahli Pangdam Brigjen TNI Singgih Pambudi Arinto, Asrendam V/Brawijaya Kolonel Kav Yudi Suryatin, Danrem 082/CPYJ Kolonel Inf Batara Alex Bulo, serta Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo.
Rombongan tiba di Lapangan Desa Jatirowo, Kecamatan Dawarblandong, sebelum bergerak menuju Desa Gunungsari untuk meninjau lahan yang diproyeksikan sebagai lokasi Yonif Teritorial. Di lokasi tersebut, Pangdam menerima paparan mengenai kondisi wilayah, progres pengelolaan lahan, serta rencana pengembangannya.
Menurut Rudy Saladin, pengembangan kawasan tersebut tidak hanya ditujukan untuk memperkuat sistem pertahanan wilayah, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
“Kami ingin memastikan setiap program yang dilaksanakan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, peninjauan lapangan penting dilakukan untuk melihat langsung potensi yang bisa dikembangkan melalui kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.
Setelah meninjau lahan Yonif Teritorial, Pangdam melanjutkan agenda ke Jembatan Perintis Garuda di Desa Mojosarirejo, Kecamatan Kemlagi. Infrastruktur tersebut dinilai memiliki peran penting sebagai akses penghubung antarkawasan yang mendukung mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Di lokasi jembatan, Pangdam melihat langsung kondisi infrastruktur sekaligus mendengarkan berbagai masukan terkait manfaat keberadaan jembatan bagi warga sekitar. Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang terintegrasi dengan penguatan ketahanan wilayah merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan daerah.
Dalam kesempatan itu, Pangdam juga menyerahkan bantuan sosial berupa paket bingkisan kepada sejumlah warga sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar lokasi kegiatan.
Wakil Bupati Mojokerto M. Rizal Octavian dan Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi yang turut mendampingi kegiatan tersebut mengapresiasi dukungan TNI AD terhadap pembangunan daerah. Menurut mereka, kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI selama ini telah memberikan kontribusi nyata, terutama dalam pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.
Kunjungan kerja Pangdam V/Brawijaya tersebut sekaligus menegaskan peran TNI yang tidak hanya berfokus pada aspek pertahanan, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengoptimalkan potensi wilayah, memperkuat konektivitas, serta mendorong pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan sinergi yang terus diperkuat, berbagai program pembangunan diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat sekaligus memperkokoh ketahanan wilayah di Kabupaten Mojokerto.(*)
Editor: Sulaiman








