Wakaf Pendidikan dan Kaderisasi Menguat di Pamekasan, PII Bangun TK dan Sekretariat Baru

Diferensia4 Views

Pamekasan, Jawa Timur – Komitmen membangun generasi muda yang tangguh dan berkarakter kembali diperkuat melalui langkah konkret di Pamekasan, Madura, Jawa Timur. Keluarga besar almarhum Mustain Bahar dan almarhumah Sri Susilowati menyerahkan wakaf untuk pembangunan Taman Kanak-Kanak serta sekretariat baru Pelajar Islam Indonesia (PII) Pamekasan dalam sebuah acara silaturahmi dan buka puasa bersama bertajuk One Big Family di Hotel Cahaya Berlian, Sabtu (7/3/2026).

Penyerahan wakaf tersebut dilakukan secara simbolis di hadapan pengurus PII, pengelola Yayasan Keluarga Besar PII Pamekasan, serta para alumni dan tamu undangan yang hadir. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat fondasi pendidikan serta kaderisasi generasi muda berbasis nilai keislaman dan kebangsaan.

Ketua Yayasan Keluarga Besar PII Pamekasan, Mohammad Bustanol Husein, mengatakan bahwa pembangunan lembaga pendidikan anak usia dini menjadi langkah strategis untuk membentuk karakter generasi sejak tahap paling awal.

Menurut dia, rencana pendirian Taman Kanak-Kanak tersebut merupakan kelanjutan dari program Insan Cendekia Daycare yang telah berjalan sekitar empat tahun dan mendapatkan respons positif dari masyarakat.

“Selama ini banyak wali murid yang berharap ada kesinambungan pendidikan setelah daycare. Karena itu, yayasan berikhtiar menghadirkan TK sebagai bagian dari penguatan pendidikan anak usia dini yang menanamkan nilai-nilai Islam dan pembentukan karakter,” ujarnya.

Selain mendukung pembangunan TK, wakaf yang diberikan keluarga almarhum juga dialokasikan untuk pembangunan sekretariat baru PII Pamekasan. Keberadaan sekretariat tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas organisasi, pengembangan kader, serta ruang konsolidasi gerakan pelajar di daerah tersebut.

Bagi organisasi kader seperti PII, keberadaan fasilitas organisasi yang representatif dinilai penting untuk menjaga kesinambungan pembinaan generasi muda serta memperkuat jaringan kader di tingkat daerah.

Rangkaian kegiatan yang dimulai pada pukul 15.00 WIB itu juga dihadiri pengurus PII, alumni, keluarga besar Insan Cendekia Daycare, serta para wali murid. Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PII, serta pembacaan tilawah Al-Qur’an.

Momentum kebersamaan semakin terasa ketika anak-anak Insan Cendekia Daycare menampilkan gerak dan lagu bertajuk One Big Family, yang disambut hangat oleh para tamu undangan.

Di tengah suasana tersebut, Ketua PII Pamekasan Muhammad Mikhail Alfarizy turut menyampaikan refleksi mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi pelajar masa kini melalui penampilan stand up bertema keresahan pelajar.

Dengan pendekatan komunikatif, ia menyoroti sejumlah fenomena yang dihadapi generasi muda sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih serius memperhatikan perkembangan dan pembinaan pelajar.

Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiah singkat oleh Syaifur Rizal yang menekankan pentingnya ekosistem pendidikan yang sehat bagi tumbuh kembang anak.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya ditentukan oleh institusi sekolah, tetapi juga oleh lingkungan sosial yang membentuk karakter dan nilai-nilai kehidupan anak. “Pendidikan yang baik tidak hanya soal sekolah, tetapi juga lingkungan. Kita perlu membangun ekosistem yang menumbuhkan nilai keislaman, kepedulian sosial, dan karakter yang kuat,” ujarnya.

Menjelang waktu berbuka puasa, para wali murid dan keluarga besar PII juga menyampaikan kesan dan pesan terhadap perkembangan lembaga pendidikan yang dikelola yayasan tersebut.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, sesi foto keluarga besar, serta buka puasa bersama dalam suasana kebersamaan Ramadan.

Melalui kegiatan ini, keluarga besar PII Pamekasan berharap sinergi antara alumni, kader, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk memperluas kontribusi organisasi dalam bidang pendidikan, pembinaan generasi muda, serta pembangunan karakter bangsa.(*)

(Awad/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *