TNI, Polri, dan Perhutani Tanam Pohon di Kawasan Hutan Lindung Trenggalek

Lingkungan56 Views

Trenggalek, – Upaya menjaga kelestarian hutan lindung di Kabupaten Trenggalek terus diperkuat melalui kerja bersama lintas instansi. TNI, Polri, dan Perhutani menggelar penanaman pohon di kawasan sumber mata air Ingas Winong, Desa Ngulanwetan, Kecamatan Pogalan, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan tersebut melibatkan Babinsa Desa Ngulanwetan Sertu Zaenal Arifin dari Koramil 0806-02/Pogalan, Bhabinkamtibmas Aipda Ahmad Saifudin, serta jajaran Perhutani Trenggalek. Penanaman dilakukan di sekitar mata air yang selama ini menjadi sumber air bersih utama bagi warga desa dan wilayah sekitarnya.

Kawasan Ingas Winong dipilih karena perannya yang strategis dalam menjaga ketersediaan air. Kondisi mata air tersebut sangat bergantung pada tutupan vegetasi di kawasan hutan lindung, sehingga penghijauan dinilai penting untuk mencegah degradasi lingkungan.

Sertu Zaenal Arifin mengatakan, penanaman pohon menjadi bagian dari komitmen TNI dan Polri dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan. Menurut dia, sinergi antarinstansi diperlukan untuk menghadapi ancaman kerusakan hutan yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

“Hari ini ditanam bibit pohon aren, pucung, ringin, sonokeling, dan alpukat. Jenis-jenis ini dipilih karena mampu menjaga struktur tanah, menyimpan cadangan air, dan memiliki nilai manfaat bagi warga,” ujar Zaenal.

Ia menambahkan, keterlibatan aparat kewilayahan dalam kegiatan lingkungan merupakan bagian dari tanggung jawab menjaga keberlanjutan sumber daya alam bagi generasi mendatang.

Hal senada disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Ngulanwetan, Aipda Ahmad Saifudin. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap hutan lindung dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

Perhutani Trenggalek menilai kolaborasi dengan TNI dan Polri efektif dalam menjaga kawasan hutan dari ancaman alih fungsi lahan dan penebangan liar, sekaligus mengurangi risiko bencana ekologis seperti longsor dan kekeringan.

Penanaman pohon ini turut melibatkan warga setempat. Partisipasi masyarakat menunjukkan tumbuhnya kesadaran bersama bahwa pelestarian hutan lindung tidak dapat dilakukan oleh satu pihak, melainkan membutuhkan kerja kolektif.

Melalui kegiatan ini, upaya menjaga hutan lindung di Trenggalek diharapkan dapat berjalan berkelanjutan, seiring dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya perlindungan sumber daya alam bagi kesejahteraan masyarakat.(*)

(Arwang/Sulawesi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *