TNI AL Gagalkan Penyelundupan 5.859 Benih Lobster di Cilacap, Nilainya Tembus Rp 2,5 Miliar

Cilacap, Jawa Tengah – TNI Angkatan Laut kembali menggagalkan upaya penyelundupan benih bening lobster (BBL) ilegal dalam operasi pengawasan di wilayah pesisir Cilacap, Jawa Tengah. Sebanyak 5.859 ekor benih lobster berhasil diamankan dengan nilai taksiran mencapai Rp 2,5 miliar.

Penindakan dilakukan oleh tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Cilacap pada Sabtu (18/4/2026) di Jalan Lingkar Timur, Desa Karangkandri, Kecamatan Kesugihan.

Komandan tim patroli mencurigai seorang pengendara sepeda motor yang membawa sebuah kotak styrofoam. Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan ribuan benih lobster tanpa dokumen resmi.

Seorang pria bernama Kasimin kemudian diamankan di lokasi. Ia diduga berperan sebagai kurir dalam rantai penyelundupan komoditas laut bernilai tinggi tersebut.

Pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Markas Komando Lanal Cilacap untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tim dari Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Cilacap turut dilibatkan untuk melakukan verifikasi dan penghitungan.

Hasil pemeriksaan pada Minggu (19/4/2026) menunjukkan total benih lobster yang diamankan mencapai 5.859 ekor, terdiri dari jenis pasir dan mutiara. Nilai ekonomi dari komoditas ilegal ini diperkirakan mencapai Rp 2,5 miliar, yang sekaligus mencerminkan potensi kerugian negara apabila berhasil diselundupkan.

Selanjutnya, tersangka dan barang bukti diserahkan kepada pihak PSDKP untuk proses hukum lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

TNI AL menegaskan komitmennya untuk terus memperketat pengawasan terhadap aktivitas ilegal di wilayah perairan Indonesia. Upaya ini dilakukan melalui peningkatan patroli serta sinergi lintas lembaga guna melindungi ekosistem laut dan kekayaan hayati nasional.

Komitmen tersebut, menurut TNI AL, sejalan dengan arahan Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali yang menekankan pentingnya menjaga kedaulatan dan keberlanjutan sumber daya kelautan Indonesia.(*)

(Rudolf/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *