
Tulungagung, Jawa Timur – Lahan-lahan yang sebelumnya kurang tergarap di Kecamatan Kalidawir, Tulungagung, mulai bertransformasi menjadi ruang hijau yang produktif. Melalui gerakan penanaman pohon yang digelar Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXI Kodim 0807, Selasa (21/4/2026), kawasan tersebut diarahkan menjadi penopang ketahanan pangan sekaligus penjaga ketersediaan air.
Kegiatan ini melibatkan anggota Persit, prajurit TNI, serta masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama mengoptimalkan lahan kosong agar lebih bernilai bagi lingkungan dan kehidupan warga.
Penanaman dilakukan di sejumlah titik yang dinilai strategis bagi keseimbangan ekosistem. Selain berfungsi sebagai penghijauan, pohon-pohon yang ditanam diharapkan mampu meningkatkan daya serap air tanah serta mengurangi potensi kerusakan lingkungan. Jenis tanaman yang dipilih juga memiliki nilai manfaat jangka panjang, baik secara ekologis maupun ekonomis, sehingga dapat mendukung kebutuhan pangan masyarakat.
Komandan Kodim 0807/Tulungagung, Letkol Arh Hanny Galih Satrio, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah konkret pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif.
“Lahan kosong tidak boleh dibiarkan. Dengan pengelolaan yang tepat, ini bisa menjadi sumber pangan sekaligus menjaga ketersediaan air bagi masyarakat,” ujarnya.
Ketua Persit KCK Cabang XXI Kodim 0807, Ny. Vina Hanny Galih Satrio, menambahkan, gerakan ini juga mencerminkan peran aktif perempuan dalam pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Hari Kartini.
Menurut dia, perempuan tidak hanya berperan dalam lingkup keluarga, tetapi juga hadir dalam aksi nyata yang berdampak langsung pada lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa perempuan juga berkontribusi dalam menjaga lingkungan dan memperkuat ketahanan pangan,” katanya.
Upaya ini diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Sinergi antara TNI, Persit, dan masyarakat menjadi kunci agar pemanfaatan lahan kosong dapat berlangsung berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata, terutama dalam menjaga ketersediaan pangan dan sumber air di masa mendatang.(*)
(Arwang/Sulaiman)







