Perwira Kodam Kasuari Naik Pangkat, Pangdam Tekankan Dua Hal Ini

Manokwari, Papua Barat – Kenaikan pangkat bagi seorang prajurit TNI bukan sekadar perubahan tanda pangkat di pundak. Di balik penghargaan tersebut melekat tanggung jawab yang semakin besar dalam memimpin, membina anggota, serta menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

Pesan tersebut menjadi penekanan Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru saat memimpin Acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira Periode 1 Oktober 2026 di Aula Makodam XVIII/Kasuari, pada Kamis (1/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam menyampaikan ucapan selamat kepada para Perwira yang memperoleh kenaikan pangkat. Menurutnya, kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas.

Namun, pangkat baru juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas diri serta kesadaran terhadap tanggung jawab yang semakin besar.

Melalui keterangan tertulis Pendam XVIII/Kasuari yang diterima redaksi, Sabtu (3/10/2026), Pangdam Kasuari menekankan bahwa seorang Perwira harus mampu menjadi teladan bagi anggota yang dipimpinnya. Kepemimpinan tidak hanya ditunjukkan melalui ketegasan dalam memberikan perintah, tetapi juga melalui kemampuan membina personel dengan pendekatan yang tetap humanis.

Ketegasan dan sikap humanis, kata Pangdam, perlu berjalan beriringan dalam pelaksanaan kepemimpinan di lingkungan satuan.

Selain kepemimpinan, disiplin menjadi perhatian penting. Disiplin prajurit tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga menjadi bagian dari kehormatan prajurit sekaligus landasan dalam melaksanakan setiap tugas.

Karena itu, para Perwira yang memperoleh kenaikan pangkat diharapkan mampu membawa semangat baru dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya di lingkungan Kodam XVIII/Kasuari.

Lebih jauh, Pangdam juga menekankan pentingnya keberadaan prajurit di tengah masyarakat. Pengabdian di wilayah Kodam XVIII/Kasuari diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan tugas kedinasan, tetapi mampu memberikan arti dan manfaat bagi masyarakat.

Untuk mewujudkan hal tersebut, komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat perlu terus dibangun. Hubungan yang baik antara prajurit dan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pokok sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Dengan demikian, kenaikan pangkat tidak hanya menjadi momentum penghargaan atas pengabdian yang telah diberikan, tetapi juga menjadi titik awal untuk memikul amanah yang lebih besar.

Bagi para Perwira Kodam XVIII/Kasuari, pangkat baru diharapkan menjadi energi untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan, memperkuat disiplin, serta semakin dekat dengan masyarakat dalam menjalankan tugas pengabdian di Tanah Papua.(*)

(Jhonni/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *