
Trenggalek, Jawa Timur – Respons cepat ditunjukkan aparat TNI-Polri bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek dalam menangani pohon tumbang yang menutup akses jalan nasional Durenan–Trenggalek, Senin (2/11/2026).
Pohon trembesi berukuran besar tumbang akibat hujan deras di Desa Kendalrejo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. Selain melintang dan menutup badan jalan, pohon tersebut juga menimpa jaringan kabel listrik milik PLN sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan maupun petugas di lokasi.
Mendapat laporan dari warga, personel Koramil 0806-03/Durenan bersama Polsek Durenan dan BPBD Trenggalek langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi sekaligus memulihkan kelancaran arus lalu lintas.
Bati Tuud Koramil 0806-03/Durenan, Peltu Wasito, menjelaskan bahwa hujan deras telah mengguyur wilayah Kecamatan Durenan sejak sekitar pukul 06.00 WIB. Sekitar satu jam kemudian, pohon trembesi tumbang dan melintang di jalur nasional yang menghubungkan Durenan dengan Trenggalek.
“Setelah menerima laporan dari warga, kami bersama Polsek Durenan dan BPBD Trenggalek segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Pohon yang menutup jalan harus segera disingkirkan agar arus lalu lintas kembali lancar dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga,” kata Wasito.
Di lokasi kejadian, petugas gabungan melakukan pemotongan batang dan penyingkiran ranting pohon yang menghalangi badan jalan. Penanganan dilakukan dengan memperhatikan keberadaan jaringan kabel listrik PLN yang tertimpa pohon guna mengantisipasi potensi bahaya selama proses evakuasi.
Berkat koordinasi dan kerja sama lintas instansi, proses evakuasi berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar 45 menit. Pohon tumbang berhasil disingkirkan dan akses jalan nasional kembali terbuka sehingga arus lalu lintas berangsur normal.
“Alhamdulillah, berkat kolaborasi seluruh tim, evakuasi dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 45 menit. Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras, terutama ketika melintasi jalan yang banyak ditumbuhi pohon besar,” ujarnya.
Penanganan tersebut menjadi gambaran nyata sinergi TNI, Polri, dan BPBD dalam merespons situasi darurat akibat cuaca ekstrem. Kehadiran aparat kewilayahan bersama unsur terkait tidak hanya membantu mempercepat penanganan bencana, tetapi juga memastikan keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas pengguna jalan.
Masyarakat diimbau segera melaporkan apabila menemukan pohon tumbang maupun kondisi lain yang berpotensi membahayakan keselamatan. Respons cepat dan koordinasi antarpihak menjadi kunci untuk meminimalkan risiko kecelakaan serta dampak kejadian serupa.(*)
(arwang/sulaiman)







