Penutupan Aceh Ramadhan Festival Dirangkai Nuzulul Quran, Warga Diajak Hadir di Masjid Raya Baiturrahman

POLITIKANA13 Views

Banda Aceh, – Pemerintah Aceh mengajak masyarakat menghadiri penutupan Aceh Ramadhan Festival yang akan dirangkai dengan peringatan Malam Nuzulul Quran 1447 Hijriah di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Jumat (6/3/2026).

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan, festival yang berlangsung sejak 1 Maret itu rencananya ditutup oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian. Penutupan kegiatan juga akan diisi dengan buka puasa bersama dan sejumlah agenda budaya.

“Insya Allah Bapak Mendagri akan menutup secara resmi Aceh Ramadhan Festival pada sore hari, dilanjutkan dengan buka puasa bersama,” ujar Fadhlullah di Banda Aceh.

Selain Menteri Dalam Negeri, sejumlah pejabat kementerian juga dijadwalkan hadir untuk menyaksikan rangkaian kegiatan Ramadhan di Aceh. Pemerintah daerah berharap momentum tersebut turut memperkuat dukungan pusat terhadap pengembangan syiar Islam dan ekonomi kreatif berbasis religi di provinsi itu.

Fadhlullah, yang akrab disapa Dek Fad, menilai penutupan festival tidak sekadar menjadi seremoni, melainkan momentum kebersamaan masyarakat sekaligus penguatan nilai spiritual selama Ramadhan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, khususnya warga Banda Aceh dan Aceh Besar, untuk hadir bersama-sama memeriahkan penutupan festival yang dirangkai dengan buka puasa bersama dan peringatan Nuzulul Quran,” katanya.

Panitia menyiapkan sejumlah kegiatan, antara lain atraksi budaya Aceh serta parade idang, yakni hidangan berbuka puasa yang disediakan bagi ribuan masyarakat. Selain itu, bubur khas Aceh seperti ie bu peudah-peudah dan ie bu kanji juga akan dibagikan secara gratis kepada pengunjung.

Di area lapangan parkir depan masjid, panitia juga menyiapkan stan kuliner yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Banda Aceh dan Aceh Besar. Kehadiran pelaku UMKM diharapkan dapat mendorong perputaran ekonomi lokal selama bulan Ramadhan.

Pemerintah Aceh berharap kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam Aceh Ramadhan Festival dapat memperkuat identitas Aceh sebagai daerah yang konsisten menghidupkan syiar Islam melalui kegiatan budaya dan ekonomi kreatif.(*)

(Rudolf/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *