Pengamanan Ketat Kunjungan Presiden di Malang Raya, TNI Tegaskan Prinsip “Zero Failure”

POLITIKANA113 Views

Kabupaten Malang, – Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia ke Malang Raya diperlakukan sebagai agenda strategis negara, bukan sekadar kegiatan rutin kenegaraan. Hal itu tercermin dalam Apel Gelar Personel dan Materiel Pengamanan VVIP yang digelar di Lapangan Batalyon Zeni Tempur 5/Abw, Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (12/1/2026).

Apel dipimpin Komandan Korem 083/Baladhika Jaya yang menegaskan bahwa setiap kunjungan Presiden membawa konsekuensi besar terhadap wibawa negara. Karena itu, seluruh unsur pengamanan dituntut bekerja dengan tingkat kesiapsiagaan tertinggi, disiplin, dan tanpa ruang untuk kelalaian.

“Pengamanan VVIP tidak boleh dipahami sebagai rutinitas. Setiap tahapan harus dijalankan sesuai prosedur, dengan kewaspadaan penuh terhadap dinamika di lapangan,” ujar Danrem dalam amanatnya di hadapan pasukan.

Apel gelar tersebut menjadi sarana pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel maupun kelengkapan materiil pengamanan. Berbagai perangkat pendukung operasi dipastikan dalam kondisi siap pakai untuk menjamin kelancaran mobilitas dan seluruh agenda Presiden selama berada di wilayah Malang Raya.

Danrem juga menekankan penerapan prinsip zero failure sebagai standar utama dalam pengamanan VVIP. Menurutnya, keberhasilan operasi tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan alat dan jumlah personel, tetapi terutama oleh kepatuhan pada rantai komando, ketepatan pengambilan keputusan, serta soliditas lintas unsur di lapangan.

Melalui apel gelar ini, Korem 083/Baladhika Jaya menegaskan kesiapan penuh satuan tugas pengamanan VVIP di Kabupaten Malang. Pengamanan kunjungan Presiden diposisikan sebagai bentuk tanggung jawab profesional TNI sekaligus pengabdian terhadap negara.(*)

(Arif Budi/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *