Wonogiri, Jawa Tengah – Tawa anak-anak terdengar di sela kegiatan pembangunan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0728/Wonogiri di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, Kabupaten Wonogiri, Rabu (25/2/2026). Di antara aktivitas pembangunan, seorang prajurit TNI tampak duduk bersama anak-anak, mengajak mereka bermain sambil belajar.
Prajurit itu, Praka Dryatmoko, memanfaatkan waktu luangnya untuk membangun kedekatan dengan anak-anak desa melalui permainan sederhana yang diselingi pesan edukatif. Dengan cara santai, ia mengajak anak-anak terlibat dalam tebak-tebakan dan percakapan ringan yang mengandung nilai-nilai pendidikan dan kebangsaan.
Pendekatan tersebut, menurut Dryatmoko, menjadi cara efektif untuk menjalin hubungan dengan anak-anak sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan semangat belajar.
“Tidak harus dengan cara yang rumit. Melalui permainan sederhana, anak-anak bisa belajar sambil merasa senang,” ujarnya.
Interaksi itu berlangsung spontan di sekitar lokasi kegiatan TMMD. Anak-anak yang sebelumnya hanya menyaksikan aktivitas pembangunan, perlahan mendekat dan terlibat dalam suasana penuh keceriaan. Kehadiran prajurit tidak lagi dipandang sebagai sosok yang jauh, melainkan sebagai bagian dari lingkungan mereka.
Program TMMD selama ini dikenal luas melalui pembangunan infrastruktur desa. Namun, kehadiran prajurit di tengah masyarakat juga menghadirkan interaksi sosial yang memperkuat hubungan emosional, termasuk dengan generasi muda.
Melalui pendekatan yang sederhana dan humanis, prajurit tidak hanya berkontribusi dalam pembangunan fisik desa, tetapi juga membangun kedekatan sosial dengan masyarakat. Bagi anak-anak Desa Kembang, pengalaman tersebut menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus memperkenalkan nilai-nilai kebersamaan.
Di tengah pembangunan yang terus berlangsung, canda dan permainan menjadi jembatan yang mendekatkan prajurit dan anak-anak. Kehadiran itu menunjukkan bahwa pembangunan desa tidak hanya menyentuh infrastruktur, tetapi juga hubungan antarmanusia yang tumbuh dari perhatian dan kepedulian.(*)
(Agus Kemplu/Sulaiman)











