Kunjungi Kodim 1203/Ktp, Pangdam XII/Tpr Beri Arahan Hingga Serahkan Bantuan

Kodam315 Views
Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan saat mengunjungi Kodim 1203/Ketapang, Rabu (24/5/2023). (foto: pendam XII/Tpr)

KETAPANG – Melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah Ketapang, agenda pertama Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Iwan Setiawan, hari ini, Rabu (24/5/2023) mengunjungi Kodim 1203/Ketapang dengan didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XII/Tpr, Ny. Beti Iwan Setiawan, Danrem 121/Abw, Brigjen TNI Pribadi Jatmiko dan sejumlah pejabat utama Kodam Xll.

Kedatangan orang nomor satu di Kodam XII/Tpr ini diawali, dengan menerima laporan dari Dandim 1203/Ktp, Letkol Inf Alim Mustofa. Dilanjutkan hormat jajar dari regu jaga Makodim dan disambut oleh seluruh prajurit, PNS dan Persit KCK Cabang XLVII Kodim 1203 dengan penuh semangat di sertai yel-yel.

Dalam kunjungan ini Pangdam XII/Tpr memberikan pengarahan kepada prajurit dan anggota Persit, penyerahan motor dinas secara simbolis kepada Babinsa, penanaman bibit pohon durian dan menebar bibit ikan di Kolam Persit.

Sedangkan Ny. Beti Iwan Setiawan didampingi Ketua Persit KCK Koorcabrem 121 Ny. Eny Jatmiko dan Ketua Persit KCK Cabang XLVII Kodim 1203, Ny. Minggar Alim Mustofa meninjau hasil kerajinan di Bale Seni.

Saat pengarahan, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNI Iwan Setiawan mengingatkan keluarga besar Kodim 1203/Ktp untuk selalu mendekatkan diri kepada Tuhan. Apabila ada kepentingan terkait orang tua, istri dan anak jangan sungkan untuk mengajukan ijin. Dan Komandan Satuan agar memberikan ijin.

“Selalu menjaga kehormatan diri, keluarga dan kehormatan satuan. Termasuk menjaga bagaimana kita berucap dan berbuat,” kata Pangdam mengingatkan.

Mayjen TNI Iwan Setiawan meminta kepada para prajurit dan PNS setiap kegiatan agar dilaksanakan dengan penuh semangat dan kegembiraan. Saling asah, asih dan asuh. Selalu kompak dan guyub.

“Jangan ada jurang pembatas antara pimpinan dan bawahan. Tetapi kalian harus mengerti hierarki dan etika tidak boleh seenaknya. Kerja seenak mungkin tapi tidak boleh seenaknya,” pintanya.

Selanjutnya Pangdam menegaskan, situasi saat ini mulai hangat karena memasuki tahun politik. Mulai banyak yang bermanuver untuk kepentingan politik. Ia harap kepada seluruh prajurit untuk tetap bersikap netral.

“Khususnya Babinsa yang menjadi garda terdepan di Satkowil, jangan sampai dimanfaatkan oleh kelompok atau partai tertentu. Termasuk para ibu-ibunya. Kita TNI dan keluarganya harus tegak lurus dan netral,” harapnya.

(rils/tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *