
Boyolali, Jawa Tengah – Memasuki pekan terakhir pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026, Satuan Tugas (Satgas) TMMD Kodim 0724/Boyolali bersama warga mempercepat penyelesaian sejumlah sasaran fisik di Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Minggu (8/3/2026).
Salah satu pekerjaan yang kini dikebut adalah pembangunan talud dan rabat beton yang berfungsi memperkuat ketahanan badan jalan desa serta menunjang mobilitas warga.
Talud tersebut dibangun untuk mencegah terjadinya erosi tanah dan longsor, terutama di beberapa titik jalan yang rawan terdampak saat musim hujan. Dengan adanya penguatan struktur di sepanjang badan jalan, diharapkan akses transportasi warga menjadi lebih aman dan lancar.
Bintara Tinggi Staf Teritorial Kodim 0724/Boyolali, Peltu Sutarto, mengatakan koordinasi antara personel TNI dan masyarakat terus ditingkatkan agar proses pengerjaan berjalan cepat tanpa mengabaikan kualitas bangunan.
“Kami melakukan percepatan pada titik-titik akhir pengerjaan talud. Cuaca cukup mendukung dan semangat kebersamaan antara anggota TNI dan warga sangat baik. Kami optimistis seluruh sasaran fisik dapat selesai sebelum penutupan TMMD,” ujar Sutarto.
Komandan Satgas TMMD Sengkuyung Tahap I Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro, mengapresiasi kerja sama antara personel Satgas dan masyarakat yang terus terjaga hingga menjelang akhir pelaksanaan program.
Menurut dia, kualitas pembangunan tetap menjadi prioritas agar infrastruktur yang dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
“Pekan terakhir ini menjadi masa krusial bagi kami. Seluruh sasaran, termasuk pembangunan talud dan rabat beton, harus selesai tepat waktu dengan tetap mengedepankan kualitas sesuai spesifikasi teknis,” kata Dhanu, saat dihubungi media ini, Senin (9/3/2026).
Program TMMD merupakan bentuk sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur desa sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Infrastruktur yang dibangun diharapkan mampu meningkatkan akses ekonomi serta menunjang aktivitas sosial warga di Desa Mliwis.(*)
(Agus Kemplu/Sulaiman)







