
Trenggalek, Jawa Timur – Personel TNI-Polri bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Trenggalek menangani kebakaran yang melanda sebuah toko dan sebagian atap ruang kelas SDN 1 Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jumat (9/10/2026). Penanganan dilakukan oleh Koramil 0806-07/Watulimo, Polsek Watulimo, dan Damkar guna memadamkan api serta mencegah kebakaran meluas.
Petugas gabungan bergerak cepat melakukan pemadaman terhadap kobaran api yang membakar toko milik Sri Wahyuni (43) dan sebagian atap ruang kelas sekolah tersebut. Sinergi lintas instansi dilakukan untuk mengendalikan api dan meminimalkan dampak kebakaran terhadap bangunan di sekitar lokasi.
Bati Tuud Koramil 0806-07/Watulimo Pelda Supriyo menyampaikan, kebakaran tersebut diduga dipicu percikan akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Meski demikian, penyebab pasti kebakaran perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
“Sinergi TNI-Polri bersama petugas Damkar sangat penting dalam penanganan keadaan darurat. Kami berupaya membantu memadamkan api secepat mungkin agar tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujarnya.
Berdasarkan data sementara, tidak terdapat kerugian personel atau korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kerugian materiil akibat kebakaran toko milik Sri Wahyuni diperkirakan mencapai Rp 7 juta, terutama akibat kerusakan pada sebagian besar perabot toko.
Adapun kerusakan pada sebagian atap ruang kelas SDN 1 Karanggandu ditaksir menimbulkan kerugian sekitar Rp 2 juta. Dengan demikian, total kerugian materiil sementara akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp9 juta.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran akibat gangguan instalasi listrik. Sinergi Koramil 0806-07/Watulimo, Polsek Watulimo, dan Damkar Trenggalek diharapkan terus terjaga guna mendukung penanganan keadaan darurat secara cepat, terpadu, dan efektif demi keselamatan masyarakat.(*)
(Arwang/Sulaiman)













