
Surakarta, Jawa Tengah – Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI, jajaran Kodim 0735/Surakarta memilih mengawali momentum tersebut dengan refleksi dan doa. Prajurit bersama keluarga besar Kodim 0735/Surakarta menggelar doa bersama lintas agama sebagai ungkapan syukur sekaligus memohon keselamatan dan kelancaran dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Falaq, Kompleks Kodim 0735/Surakarta, Jalan A Yani No. 349, Kelurahan Kerten, Kecamatan Laweyan, Surakarta, Kamis (1/10/2026).
Doa bersama tidak hanya diikuti anggota TNI yang beragama Islam. Prajurit dan keluarga besar Kodim yang beragama Kristen dan Hindu juga melaksanakan doa bersama di ruang briefing Makodim. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya jajaran Kodim 0735/Surakarta menyambut usia 81 tahun pengabdian TNI.
Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0735/Surakarta Mayor Cpl Warji mengatakan, doa bersama merupakan bentuk rasa syukur keluarga besar TNI atas perjalanan pengabdian yang telah dilalui sekaligus menjadi ruang untuk memohon perlindungan Tuhan dalam menjalankan tugas ke depan.
“Untuk Doa Bersama yang beragama Islam kita laksanakan di Masjid Al Falaq ini, sedangkan untuk anggota yang beragama Kristen dan Hindu melaksanakan doa bersama di ruang briefing Makodim,” tuturnya.
Menurut Warji, doa tersebut secara khusus dipanjatkan agar seluruh keluarga besar TNI senantiasa memperoleh bimbingan dan perlindungan Tuhan dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Seluruh anggota dan keluarga besar Kodim 0735/Surakarta memanjatkan doa semoga di usianya yang ke-81 ini, keluarga besar TNI dalam pengabdiannya kepada bangsa dan negara Indonesia tercinta ini semoga senantiasa mendapat bimbingan dan lindungan dari Tuhan serta diberikan keselamatan, kesehatan serta kemudahan dalam mengemban tugas dan pengabdiannya,” ujar Kasdim.
Doa bersama tersebut juga menjadi momentum untuk mengenang para pendahulu TNI yang telah memberikan tenaga, pikiran, bahkan mengorbankan jiwa dan raga dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Warji mengajak seluruh anggota untuk tidak melupakan jasa para pendahulu yang telah mewariskan pengabdian dan perjuangan bagi generasi penerus.
“Sebelumnya marilah kita semua berdoa untuk para leluhur yang sudah berjasa menyumbangsihkan tenaga, fikiran bahkan nyawa yang sampai dengan saat ini kita semua nikmati,” imbuhnya.
Selain sebagai ungkapan syukur, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan spiritual jajaran Kodim 0735/Surakarta menjelang puncak peringatan HUT ke-81 TNI yang akan berlangsung dalam beberapa hari mendatang.
Warji mengatakan, doa bersama juga ditujukan untuk memohon kelancaran dan kesuksesan seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT TNI ke-81 tahun 2026.
Di sisi lain, memasuki rangkaian kegiatan HUT TNI, para prajurit diingatkan untuk tetap menjaga kondisi fisik dan kesehatan. Menurutnya, rangkaian kegiatan menjelang hari peringatan berpotensi menguras tenaga dan waktu para anggota.
“Lebih lanjut dikatakan, bahwa kegiatan ini juga sebagai salah satu sarana bagi kita untuk memanjatkan rasa syukur akan nikmat yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita semua, tetap semangat dan jaga kesehatan diri sendiri serta keluarga, perhatikan kondisi diri masing-masing, karena sudah pasti dalam kurun waktu sampai dengan hari H perayaan HUT TNI, para anggota semua akan terkuras tenaga maupun waktunya,” pungkasnya.
Momentum doa bersama tersebut menjadi pengingat bahwa di balik rangkaian perayaan HUT ke-81 TNI, terdapat refleksi atas perjalanan panjang pengabdian, penghormatan terhadap jasa para pendahulu, serta harapan agar para prajurit senantiasa diberikan keselamatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas menjaga bangsa dan negara.(*)
(Arda72/Sulaiman)













