Humanis, Langkah Satgas Yonif 143/TWEJ Pendekatan Pada Warga Perbatasan

Humanitas131 Views
Satgas Yonif 143/TWEJ saat berkunjung ke rumah salah satu toko tokoh agama di Kampung Yuwainda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (25/4/2023). (foto: satgas yonif 143/twej)

KEEROM – Dalam rangka mempererat tali persaudaraan dan keakraban Satgas Yonif 143/TWEJ melakukan komunikasi sosial dengan para tokoh masyarakat di wilayah penugasan diantaranya berkunjung ke rumah salah satu toko tokoh agama di Kampung Yuwainda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (25/4/2023).

Sebagai upaya untuk terus mempererat hubungan kekeluargaan dan keakraban, Satgas Yonif 143/TWEJ terus berupaya melakukan pendekatan-pendekatan secara humanis kepada seluruh masyarakat di wilayah penugasan guna mendengar dan mengetahui suara, tanggapan dan kondisi secara langsung di lapangan.

Dalam keterangan tertulis pada awak media, Rabu (26/4/2023), Dansatgas Yonif 143/TWEJ Letkol Inf Ari Iswoyo Timor, S.Hub.Int., saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut, pihaknya telah menekankan kepada seluruh pos jajarannya untuk aktif melakukan komunikasi yang humanis kepada seluruh masyarakat guna mendengar dan mengetahui kondisi sebenarnya masyarakat di perbatasan RI-PNG.

“Kami telah tekankan seluruh pasukan yang tersebar di pos-pos sepanjang perbatasan untuk melakukan pendekatan-pendekatan secara humanis kepada masyarakat guna lebih mempererat jalinan kekeluargaan sebagai mana moto yang kami bawa yaitu Kami Datang Untuk Menjadi Saudara,” ungkap Dansatgas.

Kegiatan yang dipimpin oleh Danpos Kalipao Satgas Yonif 143/TWEJ Letda Inf Abdul Halim mendapat sambutan gembira dari warga. Diantaranya salah satu tokoh agama Kampung Yuwainda bapak Pdt. Lukas Psebo. Terlihat komunikasi yang akrab terjalin dimana hal ini menunjukkan dapat diterimanya pasukan TNI di tengah-tengah masyarakat.

“Satgas mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Papua khususnya yang berada di garis batas RI-PNG yang dapat menerima kami dengan tangan terbuka untuk bersama-sama mewujudkan Papua yang cinta damai,” tambah Dansatgas.

Sementara itu, tokoh agama yang sekaligus pendeta Kampung Yuwainda bapak Lukas Psebo (55) selaku pendeta mengucapkan terimakasih dan penghormatan yang tulus kepada Satgas Yonif 143/TWEJ, dengan keberadaanya yang berperan aktif membantu keperluan masyarakat mulai peduli Pendidikan, kesehatan terlebih keamanan guna menciptakan lingkungan yang damai dan tentram bagi masyarakat.

“Saya sangat bangga dan terimakasih dengan keberadaan Pos TNI di wilayah kami, atas kepedulian yang dilakukan bapa-bapa TNI masyarakat terbantu sekali dan merasakan ketenangan karena TNI yang selalu siaga jaga kami,” tuturnya.

(rils/tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *