Beri Jam Komandan, Dandim Boyolali: Jaga Netralitras dan Jangan Terprovokasi!

Kodim218 Views
Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo saat memberikan jam komandan di Lapangan Makodim 0724/Boyolali, Sabtu (10/2/2024). (foto: Agus Kemplu)

BOYOLALI – Komandan Kodim 0724/Boyolali Letkol Inf Wiweko Wulang Widodo, S.Pd., M.Han.,  memberikan jam komandan kepada seluruh anggota Makodim dan jajaran bertempat di Lapangan Makodim 0724/Boyolali yang berlokasi Jl. Padanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, pada Sabtu (10/2/2024).

Dandim mengatakan bahwa hari ini, Sabtu (10/2/2024) ada kegiatan kampanye terbuka terakhir untuk kegiatan pemilu 2024, untuk kegiatan kampanye akbar paslon 01 dan 02 dipusatkan di Jakarta dan untuk paslon 03 berada di wilayah Solo.

“Semoga kegiatan kampaye akbar tersebut berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala apapun,” ujarnya.

“Saya minta seluruh anggota agar tidak mudah terpancing emosi dan tidak mudah terprovokasi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim mengintruksikan personel seluruh jajarannya untuk melaksanakan siaga di wilayah masing-masing.

“Siagakan 1 pleton pasukan. Setiap saat bisa digerakkan, apabila kita diminta diperbantukan kepada Polri dalam pelaksanaan kegiatan ini,” pintanya.

Perlu diketahui bahwa di Kabupaten Boyolali terdapat 3.409 TPS dan terdapat 17 TPS yang rawan bencana Gunung Merapi. TPS tersebut berada di Kecamatan Selo tepatnya di Desa Klakah, Desa Jrakah dan Desa Tlogolele.

Apabila nanti tanggal 14 Februari 2024, lanjut Dandim, melaksanakan pengamanan di sekitar TPS, untuk para Babinsa agar memahami batas-batas ketentuan di TPS baik untuk personel TNI dan Polri ada di batas mana agar dipahami betul-betul dan disesuaikan dengan aturan yang ada di TPS.

“Jaga terus netralitas TNI karena netralitas TNI harga mati!” tegasnya lagi.

Tak lupa, Dandim juga mengingatkan kepada seluruh anggotanya agar menjaga kesehatan diri maupun keluarga. “Karena kesehatan merupakan faktor utama dalam menjalankan rutinitas sehari-hari termasuk menunjang tugas pokok di wilayah,” pesannya.

Terkait dengan bencana banjir yang berada di wilayah Kudus, Demak dan Grobogan, Dandim juga memerintahkan jajarannya untuk selalu siaga dan waspada serta selalu berkoordinasi dengan instansi terkait di wilayah masing-masing.

“Laksanakan monitoring dan pencegahan bencana, sehingga kerugian akibat bencana alam dapat diminimalisir,” pungkas Dandim.

(kemplu/tom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *