
Surakarta, Jawa Tengah – Kepedulian Babinsa terhadap generasi muda tidak berhenti di ruang kelas. Pada Jumat (21/8/2026) pagi, personel Koramil jajaran Kodim Surakarta hadir di tengah aktivitas pelajar, mulai dari membantu siswa menyeberangi jalan hingga memberikan pembinaan tentang disiplin, moral, dan cinta Tanah Air.
Di wilayah Tegalharjo dan Sudiroprajan, Kecamatan Jebres, Babinsa Koramil 04/Jebres, Serka Joko Riyanto dan Sertu Watono, membantu menyeberangkan siswa sekolah dasar menuju gerbang sekolah sekitar pukul 06.30 WIB.
Kehadiran Babinsa menjadi penting mengingat sekolah berada di sisi jalan utama dengan arus kendaraan yang cukup padat pada jam berangkat sekolah. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan perhatian ekstra demi memastikan keselamatan anak-anak.
“Kami membantu menyeberangkan anak-anak menuju gerbang sekolah. Mereka masih di bawah umur dan butuh pengawasan serta kepedulian kita semua,” ujar Serka Joko.
Menurut dia, kegiatan sederhana tersebut merupakan bagian dari implementasi 8 Wajib TNI, khususnya membantu mengatasi kesulitan masyarakat di sekelilingnya.
“Kegiatan ini bentuk kepedulian Koramil 04/Jebres terhadap keselamatan warga, khususnya siswa-siswi sekolah dasar. Harapannya orang tua tidak perlu khawatir saat anak menyeberang jalan,” katanya.
Tidak hanya menjaga keselamatan pelajar, Babinsa juga hadir di lingkungan pendidikan untuk membangun karakter generasi muda. Di SMP Negeri 3 Surakarta, Jalan Matoa Raya, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Babinsa Koramil 01/Laweyan Serka Hidayat Kurniawan dan Sertu Eko memberikan motivasi serta pembinaan kepada para siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Serka Hidayat mengajak pelajar belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga kejujuran, menjauhi narkoba, meningkatkan kreativitas, menguasai teknologi digital, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air.
“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, bersikap jujur, jauhi narkoba, tingkatkan kreativitas, kuasai teknologi digital, dan yang paling penting tanamkan rasa cinta Tanah Air,” pesan Serka Hidayat.
Ia menegaskan, sekolah bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang penting dalam pembentukan karakter generasi penerus bangsa. Karena itu, pendampingan terhadap pelajar perlu dilakukan secara bersama-sama oleh sekolah, keluarga, masyarakat, dan berbagai elemen bangsa, termasuk TNI.
Melalui kegiatan tersebut, Babinsa berupaya mendorong lahirnya generasi muda yang sehat, cerdas, disiplin, berintegritas, berkarakter kuat, serta mampu menghadapi tantangan era global.
Kehadiran Babinsa di dua lingkungan sekolah tersebut mendapat sambutan positif dari guru dan masyarakat. Selain memperkuat sinergi TNI dengan dunia pendidikan, kegiatan ini menunjukkan bahwa pembinaan generasi muda dapat dimulai dari hal-hal sederhana: memastikan mereka tiba di sekolah dengan selamat sekaligus menanamkan nilai-nilai yang akan menjadi bekal masa depan.
Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi TNI dalam mengawal terwujudnya Generasi Indonesia Emas 2045, ketika anak-anak yang hari ini berjalan menuju gerbang sekolah kelak menjadi bagian penting dari perjalanan Indonesia di usia satu abad kemerdekaan.
(Arda 72/Sulaiman)













