
PONOROGO, CAKRAWARTA.com – Kepedulian terhadap pendidikan anak yatim dan piatu diwujudkan NU Care-LAZISNU melalui program NU Care Cerdas di Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sebanyak 15 siswa dari lima lembaga pendidikan menerima bantuan pendidikan dengan total nilai Rp5 juta.
Program tersebut dijalankan NU Care-LAZISNU PCNU Ponorogo bersama NU Care-LAZISNU MWCNU Kecamatan Bungkal. Bantuan diberikan secara bertahap selama tiga bulan, yakni Agustus hingga Oktober 2026.
Para penerima manfaat berasal dari lima lembaga pendidikan, yaitu MI Ma’arif Sabilul Muttaqin Nambak sebanyak lima siswa, MI Ma’arif Al-Ishlah Bungkal lima siswa, TK Terpadu Al-Ishlah satu siswa, RA Muslimat 039 Nambak dua siswa, serta RAM NU 100 Bediwetan dua siswa.
Bantuan tidak hanya diberikan dalam bentuk santunan. NU Care-LAZISNU juga memenuhi sejumlah kebutuhan pendidikan siswa, seperti sepatu, tas, alat tulis, dan biaya pendidikan atau syahriyah.
Pentasyarufan tahap pertama dilaksanakan di MI Ma’arif Sabilul Muttaqin Nambak, Kamis (27/8/2026). Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Manager Cabang NU Care-LAZISNU PCNU Ponorogo Jam’un Haidar, M.Ei., didampingi Manager Area NU Care-LAZISNU MWCNU Kecamatan Bungkal Suwadi.
Kepala MI Ma’arif Sabilul Muttaqin Nambak, Taufiq Sabarudin, mengapresiasi bantuan tersebut. Menurut dia, dukungan tersebut membantu meringankan kebutuhan pendidikan siswa sekaligus memberikan motivasi untuk terus belajar.
“Kami berterima kasih atas perhatian dan bantuan NU Care-LAZISNU kepada anak-anak kami. Bantuan ini sangat bermanfaat, baik untuk memenuhi perlengkapan sekolah maupun membantu meringankan biaya pendidikan,” ujar Taufiq.
Ia berharap program NU Care Cerdas dapat dilanjutkan dan diperluas sehingga semakin banyak anak yatim dan piatu memperoleh dukungan pendidikan.
“Semoga program seperti ini terus dikembangkan dan berkelanjutan. Bantuan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita,” katanya.
Program NU Care Cerdas merupakan salah satu bentuk pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) untuk mendukung kebutuhan pendidikan masyarakat. Melalui program tersebut, NU Care-LAZISNU berupaya memastikan dana umat dapat disalurkan kepada kelompok yang membutuhkan, khususnya anak yatim dan piatu.(*)
(Nurcholis/Sulaiman)







