Pangdam V/Brawijaya Kawal Menhan RI Cek Tempur Yonif TP 836/Brahma Yodha, Pastikan Satuan Siap Digelar Kapan Pun

Diferensia205 Views

Probolinggo, Jawa Timur – Komando kewilayahan bergerak cepat. Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudi Saladin turun langsung mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kerja strategis meninjau kesiapan Yonif Teritorial Pembangunan 836/Brahma Yodha, Selasa (31/3/2026).

Peninjauan dilaksanakan di markas satuan yang berlokasi di Desa Bermi, Kecamatan Krucil, Kabupaten Probolinggo. Agenda difokuskan pada pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan prajurit, alutsista pendukung, hingga sistem dukungan logistik satuan dalam menghadapi spektrum tugas operasi, baik operasi militer perang maupun operasi militer selain perang (OMSP).

Kehadiran Pangdam V/Brawijaya dalam mendampingi Menhan RI menjadi penegasan nyata peran aktif Kodam V/Brawijaya dalam mengawal kebijakan strategis pertahanan negara sekaligus memastikan satuan jajaran berada pada kondisi siap operasional setiap saat.

Rangkaian kunjungan berlangsung dengan protokol militer ketat. Setibanya di lokasi, rombongan menerima laporan satuan, penghormatan militer, serta langsung melaksanakan peninjauan ke sejumlah titik vital, mulai dari markas komando, hunian prajurit, hingga dapur lapangan sebagai tulang punggung dukungan logistik di medan tugas.

Turut mendampingi dalam rombongan, jajaran pimpinan tinggi TNI, antara lain Tandyo Budi Revita, M Saleh Mustafa, serta Yusuf Jauhari, bersama sejumlah pejabat Mabesad lainnya.

Dalam arahannya, Menhan RI menegaskan bahwa kekuatan utama TNI tidak hanya terletak pada alutsista, tetapi pada karakter prajurit yang menjunjung tinggi nasionalisme, patriotisme, dan profesionalisme.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap dedikasi prajurit Yonif TP 836/Brahma Yodha yang tidak hanya siap tempur, tetapi juga aktif dalam misi kemanusiaan, termasuk penanggulangan bencana dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kesiapan satuan harus bersifat menyeluruh baik personel, materiil, dan mental. Prajurit harus siap digerakkan kapan pun negara memanggil,” tegasnya.

Kegiatan diakhiri dengan penulisan kesan dan pesan serta pelepasan rombongan. Pendampingan Pangdam V/Brawijaya dalam kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat soliditas, kesiapsiagaan, serta sinergi antar unsur TNI dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(*)

(Bambang/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *