
Surakarta, Jawa Tengah – Kepedulian sosial aparat teritorial di Kota Surakarta tampak dalam beragam kegiatan pada Selasa (3/3/2026). Mulai dari pembagian bingkisan Lebaran bagi warga kurang mampu dan veteran, edukasi pengelolaan sampah, hingga pendampingan pelaku usaha mikro, kegiatan itu memperlihatkan peran Babinsa tak hanya di bidang keamanan, tetapi juga sosial dan ekonomi warga.
Di Aula Koramil 02/Banjarsari, Jalan Ahmad Yani No 273, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, jajaran Koramil 02/Banjarsari yang berada di bawah Kodim 0735/Surakarta berkolaborasi dengan YBM PLN UPTD Salatiga menyalurkan 40 paket sembako bagi warga kurang mampu dan para veteran.
Komandan Koramil 02/Banjarsari Kapten Inf Mulyono mengatakan kegiatan bertema “Cahaya Berkah Ramadhan 1447 H” itu merupakan wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. “Jangan dilihat dari nilainya, tetapi dari ketulusan kami berbagi kepada saudara-saudara kita,” ujar Mulyono.
Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan kebutuhan warga menjelang Lebaran sekaligus mempererat kedekatan antara aparat dan masyarakat. Kegiatan itu juga dihadiri Camat Banjarsari Priadi serta perwakilan PLN.
Pada hari yang sama, kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan Babinsa Kelurahan Pajang dari Koramil 01/Laweyan. Sertu Yuli Sih bersama Bhabinkamtibmas dan aparatur kelurahan menindaklanjuti laporan warga terkait pembakaran sampah di lahan kosong RT 04/RW 05 Pajang, Kecamatan Laweyan.
Menurut Yuli, pembakaran sampah sembarangan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan akibat asap dan zat kimia berbahaya, serta risiko kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk.
Ia juga mengingatkan ketentuan Peraturan Daerah Kota Surakarta Nomor 4 Tahun 2022 tentang Pengelolaan Sampah yang melarang pembakaran sampah di pekarangan, jalan, jalur hijau, taman, sungai, dan tempat umum, dengan ancaman pidana kurungan maksimal tiga bulan atau denda hingga Rp 50 juta.
“Kami ingin warga memahami bahwa kebiasaan membakar sampah sangat merugikan, baik bagi kesehatan maupun lingkungan perkotaan,” ujarnya.
Sementara itu di Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Babinsa dari Koramil 04/Jebres Sertu Teguh Kusno melakukan komunikasi sosial dengan pelaku usaha mikro, salah satunya penjual peti jenazah di Jalan Sungai Batanghari.

Kunjungan tersebut, kata Teguh, bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga bentuk pendampingan moral agar pelaku usaha tetap bersemangat dan meningkatkan kualitas pelayanan. “Usaha apa pun yang dijalankan warga perlu kita dukung. Dengan pelayanan yang ramah dan hubungan baik dengan pelanggan, usaha bisa berkembang dan kebutuhan keluarga tercukupi,” katanya.
Rangkaian kegiatan itu menunjukkan peran Babinsa yang kian luas di tengah masyarakat, mulai dari penguatan solidaritas sosial, edukasi lingkungan, hingga dorongan ekonomi kerakyatan. Di tengah dinamika perkotaan, kehadiran aparat teritorial diharapkan mampu menjaga ketahanan sosial sekaligus mempererat kohesi warga.(*)
(Arda72/Sulaiman)







