61 Bupati Usulkan Kawasan Transmigrasi Baru, Bidik Pusat Pertumbuhan Ekonomi

POLITIKANA148 Views

 

Jakarta, – Minat pemerintah daerah terhadap program transmigrasi meningkat. Sebanyak 61 bupati mengusulkan pembentukan kawasan transmigrasi baru di wilayahnya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka keterisolasian daerah.

Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi mengatakan, usulan tersebut mencerminkan perubahan pendekatan pembangunan transmigrasi yang kini bersifat desentralistik dan berbasis kebutuhan daerah.

“Para kepala daerah melihat transmigrasi sebagai instrumen untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Viva Yoga saat bertemu wartawan dan pegiat media sosial di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Menurut dia, transmigrasi tidak sekadar memindahkan penduduk, melainkan juga membangun ekosistem ekonomi, sosial, dan infrastruktur di wilayah baru.

Sejak dijalankan pada era Presiden Soekarno hingga kini, program transmigrasi telah melahirkan 1.567 desa definitif, 466 kecamatan, 116 kabupaten/kota, dan tiga provinsi, yakni Kalimantan Utara, Sulawesi Barat, dan Papua Selatan.

“Transmigrasi mampu mengubah kawasan yang semula kosong menjadi wilayah produktif yang menopang aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat,” katanya.

Viva Yoga mencontohkan, ada kepala daerah yang mengusulkan kawasan transmigrasi untuk membuka akses wilayah terisolasi, yang biaya perjalanannya bahkan lebih mahal dibandingkan menuju Jakarta.

Ia menegaskan, pengajuan kawasan transmigrasi harus disertai kesiapan lahan yang berstatus “clean and clear” guna mencegah konflik agraria di kemudian hari. “Pemerintah daerah boleh mengusulkan, tetapi lahan harus bebas dari sengketa agar tidak menimbulkan persoalan di masa depan,” ujarnya.

Dalam pengembangannya, Kementerian Transmigrasi akan bersinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga, termasuk menjajaki kerja sama dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia.

Selain itu, pemerintah tetap melakukan pembinaan kawasan melalui pembangunan infrastruktur dasar, pemberdayaan transmigran, serta penguatan sektor pertanian dan ekonomi lokal.(*)

(Ardi W/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *