Prabowo Resmikan Koperasi Merah Putih, Babinsa Disebut Jadi Penggerak Ekonomi Desa

Boyolali, Jawa Tengah – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi berbasis desa. Peresmian dilakukan secara daring dan diikuti berbagai daerah, termasuk dari Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Sabtu (16/5/2026).

Di Boyolali, kegiatan tersebut dihadiri Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Dhanu Anggoro Asmoro bersama Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Achiruddin.

Dalam kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan memberikan apresiasi kepada jajaran TNI, terutama Babinsa, Danramil, hingga Dandim yang dinilai berperan besar dalam mendukung pembangunan dan operasional koperasi di berbagai daerah.

“Tanpa peran Babinsa, Danramil, dan Dandim, pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih tidak akan berjalan optimal,” ujarnya.

Menurut dia, kehadiran koperasi tersebut bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik atau gerai usaha, melainkan menjadi bagian dari pelaksanaan amanat Pasal 33 UUD 1945 tentang keadilan sosial dan penguatan ekonomi rakyat.

Pemerintah mencatat, hingga kini sebanyak 9.294 titik koperasi telah selesai dibangun. Dari jumlah itu, 1.061 titik dinyatakan siap beroperasi untuk menopang aktivitas ekonomi masyarakat desa.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dirancang sebagai fondasi kebangkitan ekonomi pedesaan. Menurut dia, koperasi tersebut telah dilengkapi sistem operasional, gudang, personel, hingga dukungan logistik untuk memperkuat rantai distribusi dan usaha masyarakat.

Presiden juga menilai percepatan pembangunan koperasi di berbagai daerah sebagai capaian penting. Dalam waktu kurang dari satu tahun, ribuan titik koperasi berhasil dibangun dan dipersiapkan untuk beroperasi.

“Ini bukan pekerjaan kecil. Ini langkah besar untuk memperkuat ekonomi rakyat dari desa,” kata Prabowo.

Ia menambahkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terintegrasi dengan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan dapat menjadi penggerak baru pertumbuhan ekonomi desa sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Kita harus memiliki semangat dan tekad kuat untuk memajukan bangsa. Fundamental ekonomi Indonesia kuat dan kita harus optimistis menghadapi tantangan ekonomi global,” ujar Presiden.(*)

(Agus Kemplu/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *