Mayjen TNI Farid Makruf: Media Jernih Dibutuhkan di Tengah Perang Informasi

POLITIKANA365 Views

Jakarta,, – Mayjen TNI Dr. Farid Makruf, MA menegaskan pentingnya kehadiran media yang jernih, berimbang, dan berkarakter kebangsaan di tengah menguatnya perang informasi dan disinformasi. Hal itu disampaikan Farid saat menyampaikan ucapan “Selamat Ulang Tahun ke-3 media online militer Brawijaya Insider”, yang lahir pada 9 Februari 2023.

“Selamat HUT ke-3 Brawijaya Insider. Di tengah tantangan perang informasi, kehadiran media yang mengawal Merah Putih dengan jernih dan berimbang semakin dibutuhkan bangsa,” ujar Farid dalam pernyataan resminya, Senin (9/2/2026).

Menurut Farid, peran pers menjadi semakin strategis ketika arus informasi bergerak cepat dan kerap bercampur dengan narasi menyesatkan. Media, kata dia, tidak cukup hanya cepat menyajikan kabar, tetapi juga harus memegang teguh akurasi, etika, serta kepentingan publik.

Ia juga menyinggung makna simbolik hari lahir Brawijaya Insider yang bertepatan dengan Hari Pers Nasional setiap 9 Februari. Momentum tersebut, menurut Farid, menegaskan keterkaitan erat antara pers dan perjuangan menjaga persatuan nasional.

“Bukan kebetulan jika hari lahir Brawijaya Insider bertepatan dengan Hari Pers Nasional. Ini pengingat bahwa pers memiliki tanggung jawab historis dan moral dalam menjaga ketahanan bangsa,” ujarnya.

Farid yang pernah menjabat Pangdam V/Brawijaya pada 2022-2023 menilai media yang memahami isu pertahanan, keamanan, dan kebangsaan memiliki posisi penting dalam membangun kepercayaan publik. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Sumber Kekayaan Alam di Lemhannas.

Selain berkarier di militer, Farid memiliki latar belakang akademik di bidang keamanan dan ketahanan. Ia meraih gelar magister Security Studies dari University of Hull, Inggris, pada 1998, serta gelar doktor dari Universitas Tadulako.

Farid berharap Brawijaya Insider terus menjaga independensi dan integritas jurnalistik, sekaligus menjadi ruang edukasi publik tentang isu-isu strategis nasional. “Pers yang kuat akan melahirkan ruang publik yang sehat. Dari sanalah ketahanan nasional bisa tumbuh,” kata Farid.

Pada peringatan Hari Pers Nasional tahun ini, Farid mengajak insan pers untuk terus memperkuat profesionalisme dan keberpihakan pada kepentingan bangsa. “Pers yang bertanggung jawab adalah bagian dari ketahanan nasional Indonesia,” tegasnya mengakhiri keterangan.(*)

(Tommy/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *