Danrem 132/Tadulako Hadiri Pembukaan Bakti TNI AD, 900 Personel Turun Bangun Sulawesi Tengah

Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah – TNI Angkatan Darat mengerahkan 900 personel selama 60 hari untuk mendukung percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sulawesi Tengah. Program Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, perbaikan rumah warga, penyediaan sarana air bersih, hingga pelayanan sosial.

Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan kegiatan Bakti TNI AD untuk Rakyat di Tribun Mirqan Bukit Halimun, Luwuk Selatan, Kamis (29/10/2026). Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi H. turut menghadiri kegiatan yang dibuka Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Anwar Hafid, M.Si., selaku inspektur upacara.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan apresiasi kepada TNI AD atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pembangunan fisik maupun berbagai kegiatan sosial yang langsung menyentuh kebutuhan warga.

Bangun 27 Jembatan dan Perbaiki 152 Rumah Warga

Selama pelaksanaan program, sebanyak 900 personel TNI AD akan melaksanakan sejumlah sasaran pembangunan yang tersebar di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah.

Program fisik meliputi pembangunan 27 jembatan, pengeboran 45 sumur bor, serta perbaikan 152 unit rumah tidak layak huni (RTLH). Selain itu, kegiatan juga menyasar pembangunan fasilitas pendidikan dan rumah ibadah.

Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan aksesibilitas masyarakat, memperluas ketersediaan air bersih, serta mendukung lingkungan tempat tinggal yang lebih layak.

Tak hanya berfokus pada pembangunan fisik, Bakti TNI AD untuk Rakyat juga menghadirkan kegiatan nonfisik berupa pelayanan kesehatan, bantuan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan penanaman 1.427 bibit pohon.

Rangkaian kegiatan ini menjadi bagian dari upaya TNI AD mendukung pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga memperhatikan aspek sosial, kesehatan, dan kelestarian lingkungan.

Pembukaan Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 tersebut turut dihadiri Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat pemerintah daerah.

Kehadiran unsur TNI dan pemerintah daerah mencerminkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan di Sulawesi Tengah.

Melalui kegiatan ini, sinergi TNI AD dan pemerintah daerah diharapkan semakin kuat dalam mempercepat pembangunan, memperluas pelayanan kepada masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Dengan pengerahan 900 personel selama 60 hari, Bakti TNI AD untuk Rakyat Tahun 2026 diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sulawesi Tengah, terutama melalui peningkatan infrastruktur dasar dan penguatan pelayanan sosial.(*)

(Johannes/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *