Danramil Jenar Bahas Strategi, Hutan Jadi Peluang Baru bagi Warga

 

Sragen, Jawa Tengah – Upaya menjadikan kawasan hutan sebagai sumber kesejahteraan masyarakat terus diupayakan melalui kolaborasi lintas sektor. Di Kecamatan Jenar, Sragen, strategi pengelolaan hutan yang produktif dan berkelanjutan mulai dibahas secara lebih konkret.

Komandan Koramil 11/Jenar, Kapten Kav Amin Warsito, melakukan komunikasi sosial dengan Mantri Hutan di wilayah binaannya. Pertemuan tersebut difokuskan pada perumusan strategi pengembangan potensi kawasan hutan agar tidak hanya terjaga kelestariannya, tetapi juga mampu membuka peluang ekonomi bagi warga.

Amin menegaskan, pendekatan pengelolaan hutan perlu diarahkan pada keseimbangan antara fungsi ekologis dan manfaat ekonomi. “Hutan harus tetap lestari, tetapi juga bisa memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar jika dikelola dengan tepat,” ujarnya.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat menjadi faktor kunci dalam pengelolaan kawasan hutan. Tanpa dukungan warga, berbagai upaya pelestarian maupun pengembangan potensi hutan akan sulit berjalan optimal.

Mantri Hutan setempat menyampaikan, kawasan hutan di wilayah tersebut memiliki potensi yang beragam untuk dikembangkan. Selain tanaman produktif, skema agroforestri dan pengembangan wisata alam dinilai dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

Namun, ia menekankan bahwa seluruh pemanfaatan harus tetap mengacu pada aturan yang berlaku dan menjaga keseimbangan ekosistem. “Pengelolaan harus terukur agar tidak merusak lingkungan yang justru menjadi sumber kehidupan itu sendiri,” katanya.

Dalam pertemuan itu, sejumlah langkah strategis turut dibahas, antara lain peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga hutan, penguatan pengawasan untuk mencegah penebangan liar, serta optimalisasi pemanfaatan lahan hutan secara legal dan berkelanjutan.

Koramil, kata Amin, siap mendukung pendampingan kepada masyarakat agar potensi hutan dapat dimanfaatkan secara optimal. Pendampingan tersebut diharapkan mampu mendorong lahirnya kegiatan ekonomi berbasis hutan yang tetap berpijak pada prinsip kelestarian.

Melalui sinergi tersebut, kawasan hutan di Jenar diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai penyangga lingkungan, tetapi juga menjadi peluang baru yang nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.(*)

(Agus Kemplu/Sulaiman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *